Aksi Borong Saham Sendiri Komisaris ULTJ, 3 Juta Saham Dikarungkan!
:
0
Produk Susu Sekolah Program MBG produksi PT Ultrajaya Milk Industry and Trading Company Tbk (ULTJ)
EmitenNews.com - Anggota Dewan Komisaris PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), Suhendra Prawirawidjaja tercatat melakukan aksi pembelian saham Perseroan secara bertahap pada 19 hingga 21 Mei 2026.
Berdasarkan laporan yang disampaikan Jumat (22/5/2026), Suhendra menambah kepemilikan sebanyak 3 juta saham ULTJ dengan status kepemilikan langsung untuk tujuan bisnis.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Suhendra meningkat dari sebelumnya 151.210.360 saham atau setara 1,45% hak suara menjadi 154.210.360 saham atau sekitar 1,48% hak suara.
Pada Selasa, 19 Mei 2026, Suhendra membeli 240.000 saham di harga Rp1.590 per saham dan 120.000 saham di harga Rp1.585 per saham. Total nilai transaksi pada hari tersebut mencapai sekitar Rp571,8 juta.
Kemudian pada Rabu, 20 Mei 2026, Suhendra kembali melakukan empat kali transaksi pembelian saham, yakni sebanyak 113.800 saham di harga Rp1.585, 130.000 saham di harga Rp1.600, 140.000 saham di harga Rp1.595, serta 370.000 saham di harga Rp1.590 per saham. Total nilai transaksi hari itu mencapai sekitar Rp1,19 miliar.
Aksi pembelian paling agresif dilakukan pada Kamis, 21 Mei 2026, melalui delapan kali transaksi dengan total nilai mencapai sekitar Rp2,99 miliar.
Secara keseluruhan, total nilai pembelian 3 juta saham ULTJ oleh Suhendra mencapai sekitar Rp4,76 miliar.
Sebagai informasi, dalam periode 5 hari terakhir, harga saham ULTJ tercatat menguat 1,56% atau 25 poin ke Rp1.630 per saham. Khusus hari ini hingga akhir sesi I perdagangan pagi tadi, kenaikannya bahkan lebih tinggi yaitu sebesar 3,82% atau 60 poin.
Related News
BRMS Defisit USD697 Juta, Laba Drop 44 Persen Semester I
Emiten Grup Bakrie (ELTY) Catat Rugi di Semester I, Saham Merosot
Akhiri Rugi, WMPP Paruh I Toreh Laba Melenting 212,08 Persen
ARA Strike Berlanjut, Saham Lepas Suspen Ini Ngebut Meski Dijatuhi FCA
Masih Royal Bagi Dividen, CPIN Cetak Laba Rp3,7T di Semester I
Penjualan Lahan Laris, Laba DMAS Tembus Rp1,19 Triliun





