EmitenNews.com - Bakrie Kalila Investment mengurangi kepemilikan saham Energi Mega Persada (ENRG). Tindakan itu dilakukan dengan melepas 1.041.666.700 helai alias 1,04 miliar eksemplar. Aksi di pasar negosiasi itu, dibantu sejumlah broker.


Pialang terlibat dalam transaksi itu, antara lain KB Valbury Sekuritas, Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM), CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, dan But Deutsche Bank AG. Dengan penuntasan transaksi, tabungan saham perusahaan berbasis di Gedung Bakrie Tower Lantai 38 Rasuna Epicentrum, Rasuna Said tersebut menyusut. 


Tepatnya, menjadi 10,86 miliar lembar atau 43,77 persen. Menciut 4,2 persen dari sebelum transaksi dengan donasi tidak kurang dari 11,90 miliar eksemplar alias setara dengan porsi kepemilikan 47,97 persen. Rupanya, saham yang dilepas Bakrie Kalila itu, diserok Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM).


Ya, sekuritas asuhan Boy Thohir itu, menadahi 1,04 miliar saham yang dilepas Bakrie Kalila. Efeknya, timbunan saham Trimegah Sekuritas mulai menggurita. Yaitu, menjadi 1.552.926.622 helai alias 1,55 miliar lembar setara dengan porsi kepemilikan 6,26 persen. 


Melesat 4,2 persen dari sebelum transaksi dengan tabulasi tidak kurang dari 511.259.922 lembar. Porsi kepemilikan saham sebesar itu, setara dengan 2,06 persen. Sayangnya, transaksi itu dilakukan dalam tradisi senyap. Nilai, harga, dan tujuan transaksi tidak diungkap dengan jelas. 


Per 31 Mei 2023, pemegang saham Energi Mega Persada antara lain Bakrie Kalila 11,90 miliar lembar setara dengan porsi kepemilikan 47,97 persen. CGS-CIMB Sekuritas 1,53 miliar eksemplar alias 6,17 persen. Dan, masyarakat non-warkat - scripless 11,38 miliar helai alias 45,86 persen. (*)