Aksi Serok Saham BAPA, Belvin Ngaku Tak Sadar Akumulasi 7 Persen Lebih
:
0
Belvin Tannadi, trader pasar modal
EmitenNews.com - Pelaku pasar modal Belvin Tannadi akhirnya buka suara terkait permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) atas kepemilikannya di saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) yang telah menembus 7,337% atau setara 48,55 juta saham per 30 April 2026.
Dalam surat jawaban tertulis kepada BEI dan manajemen BAPA tertanggal 25 Mei 2026, Belvin menegaskan seluruh transaksi saham BAPA dilakukan melalui pasar reguler dan bukan menggunakan rekening nominee.
“Transaksi terjadi di pasar reguler. Interaksi antar investor tidak terjadi secara langsung face-to-face, melainkan melalui sistem elektronik yang terintegrasi melalui sistem bursa,” tulis Belvin dalam penjelasannya.
Belvin juga menampik adanya keterlibatan pihak tertentu dalam transaksi saham BAPA, termasuk PT Adicipta Griya Sejati (AGS) maupun PT Inti Fikasa Sekuritas (BF).
Selain itu, ia menegaskan seluruh kepemilikan saham BAPA tercatat atas nama pribadi.
“Saya tidak pernah memiliki rekening efek nominee, semua transaksi jelas atas nama BELVIN TANNADI,” ujarnya.
Terkait alasan belum menyampaikan laporan kepemilikan saham ke OJK setelah kepemilikannya melampaui 5%, Belvin mengaku tidak mengetahui bahwa kepemilikannya sudah melewati ambang batas tersebut.
Dalam penjelasannya, Belvin juga menyebut sumber dana pembelian saham BAPA berasal dari keuntungan investasi sebelumnya.
“Modal dari keuntungan investasi sebelumnya,” tulisnya.
Menariknya, BEI turut menyoroti bagaimana Belvin dapat menguasai lebih dari 7% saham BAPA dalam waktu relatif singkat. Namun, Belvin kembali menegaskan seluruh transaksi dilakukan secara normal melalui mekanisme pasar reguler.
Related News
SOFA Gabung Konsorsium PSEL Danantara-Zhejiang Weiming, Garap 2 Kota!
Makin Solid, mahakaX (ABBA) Perkuat Keberlanjutan Kinerja Positif
Merck (MERK) Sebar Dividen Rp275 per Lembar, Setara Separuh Laba 2025
PGUN Sisihkan Rp119 Miliar Laba Ditahan, Dividen Tetap Jalan
MSTI Bagi Dividen Final Rp106/Lembar, Yield Capai 7,54 Persen
CRSN Bagi Dividen Minimalis, Cek Nominalnya





