Aksi Serok Saham Pengendali INET di Februari, Gelontorkan Rp290,6M!
:
0
Dua pengurus INET tengah mengecek data perseroan. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Pemegang Saham Pengendali PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) yaitu PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara terpantau melakukan aksi akumulasi besar-besaran dan pembelian saham secara bertahap sepanjang awal tahun di bulan Februari 2026.
Berdasarkan data keterbukaan informasi INET pada Februari 2026, transaksi tercatat dilangsungkan dalam tujuh kali frekuensi pembelian dengan total akumulasi 777.804.331 lembar saham.
Rinciannya, pada (3/2/2026) manuver perdana di awal tahun oleh pengendali INET yakni, memborong sebanyak 124.400.000 saham di harga Rp364 per saham senilai Rp45,28 miliar.
Lalu, order beli berikutnya pada (4/2) sebanyak 138.121.466 saham di harga Rp362 senilai Rp49,99 miliar, berlanjut (9/2) pengendali melahap sebanyak 45.500.000 saham di harga Rp330 senilai Rp15,01 miliar.
Tak berhenti di situ, pada (11/2) dilakukan juga pembelian partai besar sebanyak 158.115.000 saham di harga Rp364 senilai Rp57,55 miliar.
Masih berlanjut pada (13/2) sebanyak 125.925.399 saham juga dicaplok di harga Rp377 senilai Rp47,47 miliar, kemudian (24/2) sebanyak 122.842.466 saham di harga Rp410 senilai Rp50,36 miliar, dan pada akhir bulan (26/2) Pengendali INET melumat sebanyak 62.900.000 saham di harga Rp396 senilai Rp24,90 miliar.
Rekapitulasi total dana yang digelontorkan pengendali INET dalam periode sepanjang bulan Februari 2026 nominalnya tertakar telah mencapai nilai fantastis sekitar Rp290.598.117.175 atau setara Rp290,6 miliar.
Pada penutupan perdagangan Jumat (27/2/2026), saham INET ditutup di level Rp378 atau koreksi 2 poin setara 0,53 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Related News
Usai Diakuisisi AEP, Saham Emiten Sawit dan Karet Ini Mendadak Ambruk
Dua Saham Lepas dari Suspensi, Satu Nonstop ARA Berjilid-jilid
YUPI Bagi Dividen Interim Bulan Ini, Telisik Besarannya
Penjualan COAL Q1 2025 Anjlok, Merosot hingga 50,2 Persen
Pendapatan Melorot, Laba MBSS Anjlok 71 Persen Kuartal I 2026
MSJA Jadwal Dividen Tunai 90 Persen dari Laba, Telisik Detailnya





