Usai Diakuisisi AEP, Saham Emiten Sawit dan Karet Ini Mendadak Ambruk
:
0
Ilustrasi benih sawit emiten PNGO. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Aksi divestasi jumbo terjadi di saham emiten produsen minyak sawit dan karet PT Pinago Utama Tbk. (PNGO). Komisaris Utama perseroan, Hasan Tantri, melepas total kepemilikan sahamnya pada 4 Mei 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi Rabu (6/5), Hasan Tantri menjual 152.172.300 saham PNGO di harga Rp3.584 per lembar. Nilai transaksi divestasi tersebut menembus Rp545,39 miliar.
Catatan transaksi PNGO menyebut penjualan saham itu dilakukan seiring dengan adanya perubahan pengendali Perseroan. Usai transaksi, kepemilikan Hasan Tantri di PNGO nihil dari sebelumnya 19,48 persen atau sekitar 152,1 juta saham.
Perubahan pengendali PNGO memang sudah terjadi sehari sebelumnya. Pada 4 Mei 2026, AEP Nusantara Holdings Limited asal Hong Kong meneken dua perjanjian jual beli saham untuk mengakuisisi 98,26 persen saham PNGO.
Transaksi pertama melibatkan penjualan 589.865.100 saham atau 75,50% dari sejumlah pemegang saham lama. Transaksi kedua berasal dari Wilson Sutantio yang melepas 177.799.800 saham atau 22,76%. Total AEP Nusantara kini menggenggam 767.664.900 saham PNGO.
Herannya, pada perdagangan hari ini Rabu (6/5) saham PNGO terindikasi sell on news hingga kini puncaki top loser harian yang ambruk sedalam 9,49 persen ke level Rp3.530.
Related News
Tambah Modal, Garuda Indonesia (GIAA) Rights Issue 248,71 Miliar Saham
Medco Energi (MEDC) Terbitkan Obligasi USD300 Juta, Jatuh Tempo 2032
Anggota HSC, Emiten Permen Kenyal Siap Tebar Dividen Interim Rp126,75M
Kepemimpinan AMOR Solid, Siapkan Dividen Final Rp23 Per Saham
Pasang Target Rp2 Triliun, BSI (BRIS) Tawarkan Sukuk Mudharabah
Masuk OCBC NISP, Kini ada 16 Bank Penampung DHE SDA





