Alasan Jaya Real Property (JRPT) Buyback Saham Rp100M
:
0
ILustrasi: properti garapan JRPT.
EmitenNews.com - Emiten Property dan Real Estate, PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) berencana akan melakukan pembelian kembali saham atau buyback dalam rangka kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.
Corporate Secretary JRPT, Audi Lazaro menuturkan, anggaran yang akan disiapkan perseroan untuk melancarkan aksi buy back saham tersebut sekitar Rp100 miliar. Total buy back saham yaitu sebanyak-banyaknya adalah 133.333.000 lembar saham atau sebesar 1,033% dari total jumlah modal ditempatkan dan disetor dalam Perseroan.
"Kami percaya bahwa pelaksanaan rencana Pembelian Kembali Saham tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap kinerja dan pendapatan Perseroan," tulis Audia dalam keterangannya Rabu (9/4).
Ia menambahkan, buy back saham akan dilakukan dengan harga yang wajar oleh manajemen Perseroan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pembelian Kembali Saham tersebut akan dilakukan melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek. Dalam hal transaksi dilakukan melalui Bursa maka transaksi beli dilakukan melalui 1 (satu) Anggota Bursa Efek sebagai perantara pedagang efek.
"Pembelian kembali saham akan dilakukan dengan harga yang wajar oleh manajemen Perseroan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.
Ia mengungkapkan, Perseroan mengharapkan dapat terus menjaga pertumbuhan yang berkesinambungan di masa-masa mendatang yang menguntungkan bagi semua stakeholders Perseroan, salah satunya dengan menjaga stabilitas laba per saham Perseroan dengan cara melakukan pembelian kembali saham karena kondisi makro ekonomi dan fluktuasi harga saham di Bursa Efek Indonesia.
Sebagai informasi, Perseroan mencatat laba bersih per saham pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp. 87,57. Dan proforma laba bersih per saham apabila Pembelian Kembali Saham dilaksanakan adalah sebesar Rp88,48.
Pada perdagangan hari ini Rabu (9/4) saham JRPT turun Rp5 atau melemah 1 % menjadi Rp715 per lembar saham.
Related News
AUM Danamon (BDMN) Tumbuh 20% dan Dulang Dua Penghargaan Asia
DPR Sebut Presiden Usulkan Sarjito jadi Kepala Bursa Mineral Strategis
Japfa Comfeed (JPFA) Raih Penjualan Rp35,25 Triliun, Beban Pokok Naik
Rumor BYAN Dibeli Haji Isam Makin Panas, Jenny Quantero Buka Fakta Ini
PHE Minta Elnusa Ubah Susunan Pengurus, RUPS Digelar 9 September
Bursa Tutup, 5 dari 6 Saham Haji Isam Kompak Naik Mentok ARA!





