AMAN Buka Peluang Investor Singapura Investasi di KEK Halal Sidoarjo
Manajemen AMAN ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - Emiten pengembang properti, PT Makmur Berkah Amanda Tbk atau MBA Group (AMAN), memperkenalkan peluang investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Halal Sidoarjo kepada para investor Singapura dalam acara Singapore Investment Promotion Business Meeting.
Direktur Utama AMAN, Adi Tedja Surya, menyampaikan bahwa KEK Industri Halal Sidoarjo di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, akan menjadi pusat industri halal unggulan Indonesia dengan area seluas 796,65 hektare.
"Dengan target investasi mencapai Rp97,8 triliun hingga 2054 dan potensi tenaga kerja hingga 317.670 orang, kami mengundang investor untuk turut serta dalam pengembangan industri halal yang sangat potensial ini," ujar Adi dalam keterangan resminya di keterbukaan informasi BEI, Kamis (14/11/2024).
Adi menjelaskan bahwa Indonesia bercita-cita menjadi pusat halal dunia. Saat ini, konsumsi produk halal di Indonesia sudah mencapai lebih dari 10 persen dari total konsumsi produk halal global, meskipun kontribusi Indonesia sebagai produsen masih terbatas.
"KEK Industri Halal Sidoarjo adalah langkah strategis kami untuk mendukung ambisi Indonesia menjadi global halal hub. Dengan lokasi yang strategis dan semakin terhubung dengan proyek nasional seperti Ibu Kota Nusantara, peluang di sektor hilirisasi, logistik, dan perdagangan sangat menjanjikan," tambahnya.
MBA Group dan pemerintah juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia.
"Semangat promosi ekonomi di Indonesia Timur ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada tahun 2025," kata Adi.
Adi menutup dengan menyatakan keyakinannya bahwa KEK Industri Halal Sidoarjo akan menjadi ekosistem yang mendukung usaha produksi, pengolahan, logistik, hingga distribusi produk halal secara menyeluruh.
Related News
Investor DEWA Lepas 400 Juta Saham Senilai Rp232,4 Miliar Harga Bawah
BTN Kelar Transaksi Rp5,56 Triliun, Ini Performa BBTN dalam Setahun
Gelontorkan Rp22,36 Miliar, HP Capital Kuasai 8,36 Persen Saham INTA
Danantara AM Alihkan 54 Juta Saham ADHI Kepada BP BUMN
Didukung Penerapan AI, IOTF Incar Pertumbuhan Double Digit Pada 2026
Harga RMKO Terbang Ratusan Persen, Pengendali Raup Rp15 Miliar





