IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

ABX

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

IDXSHAGROW

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

IDXLQ45LCL

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
Sawit Sumbermas Sarana

Anjlok 25,5 Persen, Laba Indosat (ISAT) Tersisa Rp128 Miliar di Kuartal I-2022

28/04/2022, 18:00 WIB

Anjlok 25,5 Persen, Laba Indosat (ISAT) Tersisa Rp128 Miliar di Kuartal I-2022

EmitenNews.com - PT Indosat Tbk (ISAT) hingga kuartal I-2022 mencatatkan laba bersih sebesar Rp128,74 miliar atau anjlok 25,5 persen dibandingkan periode sama tahun 2021, yang masih mencatatkan laba sebesar Rp172,15 miliar. Sehingga laba per saham dasar turun jadi Rp16,14 dari sebesar Rp31,68.

 

Dalam laporan keuangan emiten telekomunikasi itu yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (28/4) disebutkan meski pendapatan naik 48,01 persen menjadi Rp10,872 triliun yang ditopang pendapatan selular 55,13 persen sebesar Rp9,378 triliun. Selain itu pendapatan multimedia, komunikasi data, internet (MIDI) yang tumbuh 12,09 persen menjadi Rp1,307 triliun.

 

Namun, beban membengkak 50 persen menjadi Rp 9,656 triliun, karena beban penyelenggara jasa membengkak 69,69 persen menjadi Rp5,286 triliun.

 

Beban biaya keuangan membengkak 62,12 persen menjadi Rp1,07 triliun. Dampaknya laba sebelum pajak penghasilan turun 45,81 persen menjadi Rp162,88 miliar. Di samping itu, kewajiban membengkak 39,6 persen menjadi Rp74,029 triliun.

 

Sementara itu, aset perseroan naik menjadi Rp100,93 triliun, karena ekuitas naik 160 persen menjadi Rp26,907 triliun.







Author: K M