APHI: Nilai Ekonomi Karbon Jadi Sumber Pendanaan Dalam Mengurangi Emisi GRK
:
0
EmitenNews.com -Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menyatakan perdagangan karbon yang menjadi salah satu pilar untuk mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dalam mitigasi perubahan iklim, dalam realisasinya masih penuh tantangan.
Ketua Umum APHI Indroyono Soesilo di Jakarta, Rabu menjelaskan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) merupakan salah satu sumber pendanaan untuk mencapai target pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Indonesia.
"Untuk melaksanakan NEK, pemerintah Indonesia telah menerbitkan sejumlah regulasi. Meski demikian dalam implementasinya masih penuh tantangan,. katanya melalui keterangan tertulis.
Dalam upaya pengurangan emisi GRK, tambahnya pada International Webinar "Lesson Learned of the Utilization of Carbon Economic Value on Mitigation Action of Forest Management", Indonesia telah mendeklarasikan komitmen untuk mencapai FOLU Net Sink 2030.
Berdasarkan komitmen tersebut, Indonesia menargetkan tingkat penyerapan GRK pada sektor kehutanan dan penggunaan lahan lain (Forestry and Other Land Use/FOLU) jauh lebih tinggi atau setidaknya sama dengan emisinya pada tahun 2030.
Related News
Bank BSN Perkuat Ekosistem Emas Syariah, Buka Peluang Investasi Berkah
Geledah Rumah Anak Buah Menteri Nusron Wahid, KPK Temukan Petunjuk
Keracunan MBG Masih Terjadi, Kepala BGN Sudaryono Sodorkan Fakta Ini
Diakui BPS, Konten Kreator Hingga Analis Kriptografi Masuk KBJI 2026
Dicecar DPR Soal Dana Rp106T Baru 3 Kopdes Beroperasi, Ini Kata Menkop
Pemerintah Pertimbangkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi





