EmitenNews - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) telah menyiapkan dua perusahaan untuk go public tahun ini. Hal itu seiring ekonomi menunjukkan tanda-tanda positif. Selain itu, secara fundamental cukup kuat. “Secara momentum tahun ini sangat tepat suatu perusahaan untuk menggelar initial public offering (IPO) di bursa,” tutur Ketua Umum Apindo Hariyadi B Sukamdani, pada pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/2). Menurut Hariyadi terefleksi dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menanjak. Bahkan, hingga saat ini, Indeks sebagai salah satu barometer dunia financial, secara performa sangat menjanjikan. “Jadi, amat sangat disayangkan kalau momen itu terlewatkan,” imbuhnya. Hanya Hariyadi tidak mau membocorkan jati diri perusahaan yang akan dicatatkan sahamnya di lantai bursa. Baik itu dari sektor apa, bergerak bidang apa, berapa nominal dana yang ditarget termasuk besaran saham yang akan dilepas ke pasar. Kendati begitu, Hariyadi menjelaskan anggota terdapat 14 ribu anggota. Secara size, ada 500 perusahaan laik masuk bursa. “Namun, kalau untuk persiapan 100 perusaan,” ucapnya.
Related News
Portofolio JHT di Atas 1%, Pilihan BPJS Ketenagakerjaan Tepat Sasaran?
Peta Penguasaan Saham, Beda Fenomena HSC di Negara Maju vs Indonesia
Sinar Mas Kunci Rapat 6 Sahamnya, Alasan HSC Grup Tembus 99%
Benteng Keluarga Tahir di MPRO, Saham HSC 99,99% Milik Mayapada
Dikuasai Raksasa Tech, Danantara Nihil di List Kepemilikan > 1% GOTO
Kuasai 15% Bobot IHSG, 4 Emiten Top 10 Market Cap Ternyata HSC





