EmitenNews - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) telah menyiapkan dua perusahaan untuk go public tahun ini. Hal itu seiring ekonomi menunjukkan tanda-tanda positif. Selain itu, secara fundamental cukup kuat. “Secara momentum tahun ini sangat tepat suatu perusahaan untuk menggelar initial public offering (IPO) di bursa,” tutur Ketua Umum Apindo Hariyadi B Sukamdani, pada pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/2). Menurut Hariyadi terefleksi dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menanjak. Bahkan, hingga saat ini, Indeks sebagai salah satu barometer dunia financial, secara performa sangat menjanjikan. “Jadi, amat sangat disayangkan kalau momen itu terlewatkan,” imbuhnya. Hanya Hariyadi tidak mau membocorkan jati diri perusahaan yang akan dicatatkan sahamnya di lantai bursa. Baik itu dari sektor apa, bergerak bidang apa, berapa nominal dana yang ditarget termasuk besaran saham yang akan dilepas ke pasar. Kendati begitu, Hariyadi menjelaskan anggota terdapat 14 ribu anggota. Secara size, ada 500 perusahaan laik masuk bursa. “Namun, kalau untuk persiapan 100 perusaan,” ucapnya.
Related News
Black Week: Titik Balik Integritas vs. Krisis Kepercayaan pada Bursa
Apakah Lonjakan Laba EMTK Cerminan Fundamental atau Anomali?
Divergensi Valuasi COIN, Mengapa Pasar Menilai Berbeda dari Proyeksi?
Transformasi AZKO dan NEKA dalam Mengonversi Valuasi ACES di 2026
Perisai Astra vs. Badai MSCI, Masihkah Risiko Likuiditas HEAL Relevan?
Hilirisasi AMMN Transformasi Strategis atau Risiko Sistemik Nyata?





