APLN Alihkan Sebagian Saham GCK ke Hankyu Hanshin, Ini Tujuannya
:
0
Proyek Deli Park Medan milik PT Agung Podomoro Land Tnk (APLN)
EmitenNews.com - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memperkuat kemitraan strategis dengan Hankyu Hanshin Properties Corp. melalui pengembangan sejumlah proyek properti di Indonesia. Terbaru, kedua perusahaan memperluas kerja sama melalui proyek Bukit Podomoro Jakarta, yang sekaligus menjadi bagian dari strategi APLN untuk mengurangi beban utang.
Penguatan kemitraan tersebut ditandai dengan kesepakatan pada 17 Juli 2026 terkait pengembangan Bukit Podomoro Jakarta melalui pengalihan sebagian kepemilikan saham PT Graha Cipta Kharisma (GCK), entitas pengembang proyek tersebut, kepada Hankyu Hanshin.
APLN menyatakan hasil transaksi akan digunakan untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha Perseroan, sekaligus mengurangi beban utang.
Corporate Secretary APLN Justini Omas mengatakan penguatan kemitraan dengan Hankyu Hanshin merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan untuk menghadirkan proyek berkualitas melalui kolaborasi dengan mitra global.
“Kami akan terus mengoptimalkan setiap peluang kolaborasi untuk menciptakan nilai tambah pada setiap proyek yang kami kembangkan,” ujar Justini dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Kemitraan APLN dan Hankyu Hanshin sebelumnya telah terjalin melalui sejumlah proyek unggulan, di antaranya Central Park Mall, Central Park Mall 2 (d/h Neo Soho Mall), dan Deli Park Medan.
Kini, sinergi tersebut diperluas melalui Bukit Podomoro Jakarta. Proyek ini dikembangkan sebagai kawasan hunian terpadu di atas lahan seluas 9,6 hektare dengan total 432 unit, terdiri dari 317 rumah tapak dan 115 unit ruko.
Kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas seperti Premium Club House dan kawasan komersial Bukit Podomoro Business Park.
Sejak diperkenalkan pada 2021, nilai properti di Bukit Podomoro Jakarta disebut terus meningkat dengan kenaikan harga rata-rata sekitar 10%-12% per tahun. Lokasinya juga memiliki akses menuju pusat Kota Jakarta melalui jalan tol dengan waktu tempuh sekitar 30 menit serta berada dekat dengan stasiun kereta yang terhubung ke kawasan pusat bisnis Jakarta.
Justini mengatakan APLN akan terus memperkuat kolaborasi dengan Hankyu Hanshin melalui pengembangan proyek yang mengedepankan kualitas, inovasi, dan keberlanjutan.
“Dengan menggabungkan pengalaman Agung Podomoro di pasar Indonesia dan kapabilitas Hankyu Hanshin di tingkat global, kami yakin kolaborasi ini akan berdampak positif bagi kedua pihak, sekaligus membuka peluang kerja sama strategis lainnya di masa depan,” tutup Justini.
Related News
Emiten Nikel (IFSH) Turnaround Bangkit dari Rugi, Cetak Laba Rp39,5M
IMPC Investasi Rp250M, Bangun Pusat Pendidikan Polimer Bertaraf Global
Medio 2026, Grup Bakrie (DEWA) Kemas Laba Rp354,28M Naik 88,93 Persen!
Masuk Tahap FEED, Proyek Metanol Babak Baru Hilirisasi BUMI
Perdana Melantai, 5 ETF Emas Syariah Rp21,68M Kompak Menguat Naik!
Rugi Menipis, Defisit ZINC Makin Tebal Semester I





