AriesTech.id & CFX Jajaki Tokenisasi Saham Emiten dan Emas
:
0
AriesTech.id dan Bursa Kripto CFX Jajaki Tokenisasi Saham Emiten dan Emas di Indonesia. DOK/CFX
EmitenNews.com -Perusahaan inovasi digital untuk tokenisasi saham dan emas, menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Central Finansial X (CFX) bursa aset keuangan digital pertama yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bersama tergabung dalam inisiasi Kripto Syariah, sepakat menjajaki kerja sama pengembangan tokenisasi aset dunia nyata, mulai dari saham perusahaan terbuka hingga emas.
Penandatanganan berlangsung dalam Menara Syariah & INCEIF University Symposium 2026 bertema Shariah-Intelligence: Navigating the Future of Islamic Finance through AI and Digital Innovation di Menara Syariah, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Nota Kesepahaman ini merupakan kerangka penjajakan, bukan perjanjian kerja sama definitif. Di dalamnya, AriesTech.id akan menyediakan platform dan infrastruktur tokenisasi beserta token yang merepresentasikan hak manfaat ekonomi atas aset dasar, serta mengajukan agar aset hasil tokenisasi itu masuk ke dalam daftar aset keuangan digital yang ditetapkan CFX. Sesuai kewenangannya sebagai penyelenggara bursa, CFX akan memberikan dukungan yang diperlukan menurut peraturan yang berlaku.
Seluruh rencana tunduk pada persetujuan regulator. AriesTech.id menyatakan akan menempuh jalur regulatory sandbox dan/atau mengajukan perizinan sebagai Penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan kepada OJK sesuai POJK Nomor 3 Tahun 2024. Hingga persetujuan diperoleh, belum ada produk yang dapat ditawarkan kepada masyarakat.
Direktur Utama Bursa CFX, Subani, mengatakan, Bursa CFX menyambut baik terselenggaranya Menara Syariah & INCEIF University Symposium 2026. Sebagai pionir bursa aset kripto yang berkomitmen pada pengembangan ekosistem aset keuangan digital, Bursa CFX percaya bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan inovasi digital. Hal ini yang mendorong kami untuk bisa menjadi bagian dari momentum ini, melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama para startup ekosistem syariah, sebagai wujud nyata dukungan kami terhadap inovasi dan pertumbuhan industri keuangan syariah digital di Indonesia.
Yang ditokenisasi bukan sahamnya. Yang diterbitkan adalah token digital yang mewakili hak manfaat ekonomi atas aset dasar ditopang aset yang benar-benar ada, tersimpan pada pihak berizin, dengan perbandingan satu banding satu.
Menurut Fandy Effendi Direktur Utama AriesTech.id, Untuk memiliki saham sebuah perusahaan terbuka, investor hari ini harus membeli sekurang-kurangnya satu lot atau seratus lembar. Tokenisasi memungkinkan hak manfaat ekonomi atas saham itu dipecah menjadi satuan yang jauh lebih kecil, dengan pencatatan kepemilikan yang transparan. Yang kami tokenisasi bukan janji, melainkan hak atas aset yang benar-benar ada dan disimpan pada pihak berizin.”
“Kami memilih menempuh jalur yang diawasi sejak awal. Bekerja sama dengan bursa berizin berarti setiap aset yang kami usulkan harus melewati persyaratan, prosedur, dan standar kepatuhan yang ditetapkan. Justru itulah yang kami cari bukan jalan pintas, melainkan pijakan yang kokoh. Ujarnya”
Bayangkan sebuah gedung perkantoran senilai Rp100 miliar. Secara fisik gedung itu tidak mungkin dibagi-bagi. Namun hak atas manfaat ekonominya misalnya pendapatan sewa dapat dipecah menjadi jutaan satuan kecil yang dicatat sebagai token digital pada buku besar elektronik bernama blockchain. Prinsip yang sama berlaku untuk saham dan emas: satu token dapat mewakili hak manfaat ekonomi atas satu lembar saham, atau atas satu gram emas yang tersimpan di brankas.
Yang perlu digarisbawahi: token bukan aset baru yang diciptakan dari ketiadaan. Ia adalah bukti kepemilikan atas aset nyata yang tetap disimpan dan diawasi pihak berizin. Bila asetnya tidak ada, tokennya tidak boleh terbit.
Related News
Beasiswa Bakti BCA 2027 Resmi Dibuka
Jemaah Haji RI 2026 Habiskan Rp1,96T Buat Oleh-oleh, Doyan Belanja
Kasus Timah, MA Tolak PK Petinggi Smelter Ini, Vonis Tetap 18 Tahun
Pembangunan MRT Masih Wacana, Gubernur Bali Pilih Transportasi Ini
Edukasi Keuangan Syariah, BSN Terima Duta Siswa 24 Provinsi Indonesia
Dony Oskaria Ingatkan PT Pos: Jangan Sampai Ada Rekayasa Keuangan





