Arthakencana Kembali Borong 15,86 Juta Saham AKR Corporindo (AKRA)
Gambar emiten AKR
EmitenNews.com - PT Arthakencana Rayatama, kembali menambah saham AKR Corporindo (AKRA). Perusahaan yang dikendalikan Soegiarto Adikoesoemo ini membeli sebanyak 15,86 juta saham atau setara dengan 0,08% dengan nilai pembelian sekitar Rp25 miliar.
Manajemen AKRA dalam penjelasan resminya, dikutip Minggu (7/7/2024), menyebutkan bahwa Arthakencana membeli saham AKRA dari pasar secara bertahap dalam kurun waktu 28 Juni hingga 3 Juli 2024. Sebanyak 1,5 juta saham AKRA dibeli dengan harga Rp 1.620 pada 28 Juni, sebanyak 9,01 juta saham AKRA dibeli dengan harga Rp 1.595,9 pada 1 Juli, dan sebanyak 3,399 juta saham AKRA dibeli dengan harga Rp 1.592,7 pada 2 Juli. Pembelian kembali dilanjutkan dengan memborong sebanyak 1,95 juta saham AKRA dengan harga Rp 1.579,4 pada 3 Juli.
“Tujuan transaksi ini untuk investasi dengan status kepemilikan langsung. Pembelian ini menjadikan total saham AKRA yang dipegang Arthakencana bertambah menjadi 61,75%,” tulis manajemen dalam penjelasan resminya.
Sebelumnya, Arthakencana telah membeli sebanyak 12,42 juta saham AKRA dengan nilai Rp19,82 miliar. Direktur & Corporate Secretary AKRA, Suresh Vembu, mengatakan bahwa tujuan pembelian saham tersebut adalah untuk investasi dengan status kepemilikan saham langsung.
Arthakencana membeli sebanyak 0,062% saham AKRA dari pasar dalam empat kali transaksi dengan harga bervariasi.
Rinciannya, Arthakencana membeli sebanyak 1,05 juta saham AKRA dengan harga pelaksanaan Rp1.598,6 per saham pada 7 Juni 2024. Pembelian kembali dilanjutkan pada 11 Juni 2024 dengan jumlah pembelian sebanyak 3,86 juta saham AKRA dengan harga pelaksanaan Rp1.611,5 per saham.
Tidak berhenti di situ, pada 12 Juni pengendali ini kembali menyerok sebanyak 3,30 juta lembar saham AKRA pada harga Rp1.589,1 dan berlanjut pada 13 Juni 2024 sebanyak 4,19 juta lembar saham dengan harga pelaksanaan Rp 1.590 per saham. Setelah transaksi tersebut, Arthakencana menguasai sebanyak 61,50% kepemilikan saham AKRA, naik dari sebelumnya sebanyak 61,44%.
Related News
WIKA Beton (WTON) Raup Laba Rp40 Miliar, Siap Hadapi Pemulihan Siklus
MORA Siapkan Buyback Rp1 Triliun, Serap Saham Publik yang Tolak Merger
WGSH Siap Tebar 1 Miliar Saham Bonus, Recording Date 7 April
Obligasi dan Sukuk RATU Catat Kelebihan Permintaan 6,8 Kali
Cisadane (CSRA) Catat Lompatan Penjualan, Laba Ikut Terkerek 25 Persen
Alih Kendali Internal, FAPA Pindah Tangankan Saham Senilai Rp18,77T!





