EmitenNews.com - PT Bank Jago Tbk (ARTO) mengemas pendapatan bunga dan syariah bersih sebesar Rp2,30 triliun, melesat 29,56% yoy dibandingkan perolehan pada Q3 2025 yang sebesar Rp1,78 triliun.

Bank Jago mencatatkan penyaluran kredit dan pembiayaan syariah (bruto) sebesar Rp27,88 triliun per 30 September 2026, tumbuh 14,49% dibanding posisi akhir tahun 2025 yang sebesar Rp24,35 triliun.

Ekspansi kredit yang terukur ini mendongkrak laba operasional perseroan melesat 51,12% yoy menjadi Rp386,25 miliar dari Rp255,59 miliar.

Kinerja itu pun tercermin di tingkat bottom line, di mana ARTO membukukan laba bersih periode berjalan sebesar Rp298,08 miliar, melonjak 49,69% dari perolehan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp199,13 miliar.

Sementara itu, di sisi neraca, total aset bank pada tanggal 30 September 2026 tercatat sebesar Rp42.102 miliar, naik sebesar Rp5.595 miliar atau 15,3% dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2025 yaitu sebesar Rp36.507 miliar.

Total Liabilitas dan Dana Syirkah Temporer tercatat sebesar Rp32.963 miliar pada 30 September 2026, naik sebesar Rp5.282 miliar atau 19,1% dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 yaitu sebesar Rp27.681 miliar.