AS-Iran Bawa Kembali Indeks Kospi ke Level di Atas 8.700
:
0
Indeks Kospi Korea Selatan kembali naik di atas angka 8.700 pada perdagangan awal 16 Juni, didorong oleh berita tentang kesepakatan damai AS-Iran dan penurunan harga minyak mentah.
EmitenNews.com - Indeks Kospi Korea Selatan kembali naik di atas angka 8.700 pada perdagangan awal 16 Juni, didorong oleh berita tentang kesepakatan damai AS-Iran dan penurunan harga minyak mentah.
Seperti dilaporkan harian ekonomi Korea, Bloomingbit, pada pukul 09.04, indeks acuan Kospo naik 1,86% dari sesi sebelumnya menjadi 8.705,02. Kemajuan awal ini terjadi setelah adanya tanda-tanda bahwa Washington dan Teheran telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Dalam sebuah wawancara media, Wakil Presiden AS JD Vance, kepala negosiator AS dengan Iran, dan para pejabat senior AS mengatakan bahwa kedua pihak telah menandatangani nota kesepahaman secara elektronik pada tanggal 14 Juni. Penandatanganan elektronik tersebut dilakukan sebelum upacara resmi yang dijadwalkan pada tanggal 19 Juni di Jenewa, Swiss.
Perkembangan tersebut juga menyebabkan harga minyak turun. Minyak mentah Brent, patokan global, ditutup 4,9% lebih rendah pada $83,20 per barel, sementara West Texas Intermediate turun 4,8% menjadi $80,75. Keduanya ditutup pada level terendah sejak 10 Maret, ketika perang masih dalam tahap awal.
Di bursa Kospi, investor ritel melakukan pembelian bersih sebesar 294,1 miliar won, sementara investor asing dan institusional melakukan penjualan bersih masing-masing sebesar 49 miliar won dan 234,8 miliar won.
Sebagian besar saham berkapitalisasi besar mengalami kenaikan. Samsung Electronics dan SK Hynix, dua produsen chip terbesar di pasar, masing-masing naik 1,48% dan 3,63%. Kenaikan ini mengikuti reli tajam semalam pada saham semikonduktor di Wall Street, di mana Micron Technology naik lebih dari 10%.
LIG Defense & Aerospace melonjak lebih dari 18% pada perdagangan awal karena ekspektasi pesanan dari Eropa. KB Financial naik 5,54% dan Hana Financial Group naik 3,48%, keduanya mencapai level tertinggi baru dalam 52 minggu terakhir karena ekspektasi kenaikan suku bunga di paruh kedua tahun ini.
Indeks Kosdaq tidak banyak berubah. Pada saat itu, indeks turun 0,06% menjadi 1.033,43. Di Kosdaq, investor ritel melakukan pembelian bersih sebesar 233,8 miliar won, sementara investor asing dan institusional melakukan penjualan bersih masing-masing sebesar 172,2 miliar won dan 55,7 miliar won.
Won Korea Selatan dibuka lebih rendah terhadap dolar AS. Dalam perdagangan di Seoul, mata uang tersebut dibuka pada 1.513,6 won per dolar AS, naik 2,5 won dari sesi sebelumnya.(*)
Related News
Sinyal Bangkitnya IHSG, Analis Sebut 2 Faktor Ini Sebagai Penentu
Yang Perlu Kamu Tahu Soal IPO JELI, Cek Selengkapnya!
Pemerintah Beri Fasilitas ini Untuk Pacu Industri Pengolah Susu
BTN Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM, Simak ini Tujuannya
IHSG Melesat 4,12 Persen ke 6.254, Ini Saham-Saham Penggeraknya
Lewat Stock Idea Series, Sucor Sekuritas Sebut Peluang Penguatan IHSG





