Aset DCII Makin Jumbo, Laba dan Pendapatan Kompak Melejit
:
0
Konpleks parkantoran besutan perseroan. FOTO - Dok DCI Indonesia
EmitenNews.com - DCI Indonesia (DCII) per 30 Juni 2026 membukukan laba bersih Rp732,53 miliar. Melesat 18,73 persen dari episode sama tahun lalu senilai Rp616,94 miliar. Oleh sebab itu, laba per saham dasar ikut terangkat menjadi Rp307 dari periode sebelumnya Rp259.
Pendapatan Rp1,77 triliun, mengalami lonjakan 33,08 persen dari posisi sama tahun lalu Rp1,33 triliun. Beban pokok pendapatan Rp813,72 miliar, mengalami pembengkakan dari fase sama tahun sebelumnya Rp539,32 miliar. Laba kotor terkumpul Rp963,69 miliar, menanjak 21,25 miliar dari edisi sama 2025 senilai Rp794,79 miliar.
Beban pemasaran Rp3,13 miliar, bengkak dari Rp1,83 miliar. Beban umum dan administrasi Rp74,03 miliar, bertambah dari Rp50,49 miliar. Pendapatan operasi lain Rp1,1 miliar, meroket dari Rp115 juta. Beban operasi lain Rp4,77 miliar, bengkak dari Rp965 juta. Laba usaha Rp882,86 miliar, meningkat dari Rp741,61 miliar.
Pendapatan keuangan Rp815 juta, susut dari Rp2,83 miliar. keuntungan dari selisih antara harga transaksi dan nilai wajar yang ditangguhkan pada aset keuangan Rp3,92 miliar dari nihil. Beban keuangan Rp72,31 miliar, bengkak dari Rp42,76 miliar. Laba periode berjalan Rp732,57 miliar, melesat dari Rp616,95 miliar.
Total ekuitas Rp4,74 triliun, surplus dari posisi akhir tahun sebelumnya Rp4 triliun. Jumlah liabilitas terkumpul Rp3,27 triliun, mengalami lonjakan dari akhir 2025 senilai Rp2,64 triliun. Total aset terakumulasi Rp8,01 triliun, melambung 20,63 persen dari akhir tahun lalu Rp6,64 triliun. (*)
Related News
Hingga September 2026, Penjualan Energi Mega (ENRG) Capai USD426 Juta
Kurangi Porsi Sang Komut Tetap Pengendali Saham Atlantis Subsea (ATLA)
SMSM Raih Dividen Nyaris Rp3M dari Entitas Anak Tokyo Radiator Selamat
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Dibobol, FORE Minta Maaf dan Lakukan Ini
CIMB Niaga (BNGA) Ungkap Perolehan Keuangan 9 Bulan Pertama 2026
ENRG Targetkan Investasi di Emiten NASDAQ HighPeak Rampung Akhir 2026





