Asing Masuk Serok 5 Saham Ini, IHSG Naik 0,81 Persen di Sesi I
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan sesi I siang hari ini Kamis (9/6) menguat 0,81% atau 58,684 point ke level 7.251,998. Sementara Investor asing mencatatkan pembelian bersih alias net buy sebesar Rp200,8 miliar diseluruh pasar.
Total transaksi hingga penutupan siang hari ini mencapai Rp9,6 triliun dari 18,2 miliar saham yang diperdagangkan. Investor asing tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,2 triliun dan aksi jual asing sebesar Rp2 triliun. Sehingga investor asing mencatakan pembelian bersih alias net buy sebesar Rp200,8 miliar diseluruh pasar.
Sebanyak 236 saham menguat, 248 saham melemah, dan sisanya stagnan. Saham-saham yang nilainya terbesar dibeli asing atau net buy adalah Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 199,9 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 138,7 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 61,3 miliar, Adaro Mineral (ADMR) senilai Rp71,6 miliar, Gojek-Tokopedia (GOTO) senilai Rp60,8 miliar.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya BYAN sebesar Rp5.025 menjadi Rp59.975 per lembar dan MLBI sebesar Rp825 menjadi Rp10.800 per lembar serta STTP sebesar Rp475 menjadi Rp8.825 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya TCPI sebesar Rp675 menjadi Rp10.925 per lembar dan IBST sebesar Rp525 menjadi Rp7.425 per lembar serta PANI sebesar Rp400 menjadi Rp5.325 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya GOTO kali sebanyak 60.709 kali senilai Rp1,59 triliun kemudian BIMA sebanyak 53.306 kali senilai Rp25,9 miiar dan GPSD sebanyak 32.176 kali senilai Rp11,2 miliar
Related News
Jalani Pekan Singkat, Rata-rata Nilai Transaksi Harian Rp20,24 Triliun
Dampak Krisis Energi, China Kendalikan Harga Bensin dan Solar
Minyak Melonjak, IEA Ungkap 10 Cara Cepat Tekan Dampaknya ke Ekonomi
Euforia IHSG 10.000 ke Koreksi Terdalam, Ambruk 24,27 Persen dari ATH
Pipa Gas Cisem 2 Mengalir Perdana
Cadangan BBM Cukup 28 Hari, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Tenang





