Astra (AUTO) Pacu Penjualan Q2-2026 Rp10,85T, Laba Naik 22,48 Persen
:
0
Produk besutan Astra Otoparts yakni, Astra Otopower pengisian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Foto: Astra Otoparts.
EmitenNews.com - PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO) melaju di semester I 2026 dengan mengemas penjualan bersih perseroan yang naik 13,26% secara tahunan. Pendapatan AUTO tertakar menjadi Rp10,85 triliun dari sebelumnya Rp9,58 triliun.
Laporan keuangan AUTO (Unaudited) yang meluncur terbit pada Senin (27/7/2026) menyebut, raihan ini didorong solidnya segmen manufaktur seperti permintaan komponen dan suku cadang di pasar domestik maupun ekspor.
Meski beban pokok ikut naik 13,79% ke Rp9,16 triliun dari Rp8,05 triliun. Walau begitu, AUTO masih bisa menjaga margin dengan membukukan laba bruto Rp1,68 triliun atau tumbuh 9,80% dari Rp1,53 triliun.
Di lini laba, AUTO tampil lebih agresif. Laba sebelum pajak meroket 19,82% menjadi Rp1,33 triliun dari Rp1,11 triliun.
Alhasil, laba bersih yang diatribusikan ke induk melesat 22,48% ke Rp1,15 triliun dari Rp938,96 miliar.
Hingga akhir Juni 2026, aset AUTO menggemuk 5,62% menjadi Rp23,88 triliun dari Rp22,61 triliun di Desember 2025.
Liabilitas juga naik 14,19% ke Rp6,68 triliun dari Rp5,85 triliun. Sementara ekuitas naik tipis 1,48% ke Rp17,19 triliun dari Rp16,94 triliun.
Rilis kinerja disambut positif pasar. Pada intraday perdagangan Senin (27/7), saham AUTO ditutup menguat 1,56% atau 40 poin ke Rp2.610.
Related News
Kembangkan AI Data Center, ini Kata Bos MGLV
IPAC Cabut dari Bursa, Pengendali Tawar Saham Publik Rp250 per Helai
Pemegang Obligasi Tolak Restrukturisasi, PTPP Anjlok ke idB
Pakai Duit Bank, Emiten Hapsoro (RAJA) Tebus 5% Saham LNG USD43,6 Juta
Pasca Sandiaga Uno Masuk, Ini Kabar Terbaru dari MUTU
Bank Mandiri Rampungkan Penerbitan Perpetual Bond USD750 Juta





