IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
victoria sekuritas

Awal Bulan Juni, Peluang Kenaikan IHSG Belum Cukup Besar

02/06/2022, 06:00 WIB

Awal Bulan Juni, Peluang Kenaikan IHSG Belum Cukup Besar

EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di  Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan perdagangan, Selasa (31/5)  naik 1,58% atau 111,405  point ke level 7.148,970. Sementara investor asing mencatatkan beli bersih atau net buy Rp4,4 triliun di seluruh pasar.


Pasca jeda libur pada tengah pekan, hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bakal bergerak pada range support di level  7002 dan resistance di 7157, kata William Surya Wijaya CEO Yugen Bersinar Sekuritas dalam riset hariannya, Kamis (2/6/2022).


Mengawali perdagangan paska hari libur tengah pekan, serta mengawali bulan ke enam pada tahun 2022, IHSG saat ini masih terlihat akan berada dalam rentang konsolidasi wajar.


Peluang kenaikan belum terlihat cukup besar di tengah perekonomian yang terlihat masih cukup stabil berdasar pada data perekonomian terlansir, sentimen dari rilis data inflasi yang akan dilansir hari ini akan turut mempengaruhi pola gerak IHSG, hari ini IHSG berpotensi menguat.


Saham-saham pilihan yang dapat di perhatikan saat ini adalah HM Sampoerna (HMSP), Kalbe Farma (KLBF), Indo Tambangraya Megah (ITMG), Unilever Indonesia (UNVR), Bank BCA (BBCA), Bank Ina Perdana (BINA), Wijaya Karya Beton (WTON), Summarecon Agung (SMRA) dan Pakuwon Jati (PWON).


Author: Rizki