EmitenNews.com - Perdagangan pasar saham Indonesia pada awal pekan ini dipekirakan kembali bergerak terkonsolidasi dalam kecenderungan menguat, setelah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan kemarin ditutup di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,46 persen ke level 6.286. Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah mengatakan, IHSG berhasil kembali di atas Moving Average 20-Day (MA-20) dan mencoba untuk mengkonfirmasi pembalikan arah dengan break-out bearish trend di level 6.300. Menurutnya, indikator Stochastic terkonsolidasi dan RSI melaju mendekati area jenuh beli (overbought). Namun, kata Lanjar, pergerakan IHSG masih akan menguji resistance bearish trend dan MA-20 serta MA-50 sebagai titik konfirmasi menuju pola uptrend. "Sehingga, kami memproyeksikan IHSG akan bergerak cenderung menguat tertahan di awal pekan dengan kisaran support-resistance di level 6.266-6.328," ujarnya di Jakarta, Senin (19/8). Di tengah laju konsolidasi IHSG yang berada dalam kecenderungan menguat pada awal pekan ini, Lanjar merekomendasikan sembilan saham yang bisa dicermati pelaku pasar, yakni: 1. PT Wika Beton Tbk (WTON) 2. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) 3. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) 4. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) 5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) 6. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) 7. PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) 8. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) 9. PT Adhi Karya Tbk (ADHI). (Romys)
Related News
Reset Bursa, dari Rekor IHSG Januari Hingga Lubang Hitam Transparansi
Black Week: Titik Balik Integritas vs. Krisis Kepercayaan pada Bursa
Apakah Lonjakan Laba EMTK Cerminan Fundamental atau Anomali?
Divergensi Valuasi COIN, Mengapa Pasar Menilai Berbeda dari Proyeksi?
Transformasi AZKO dan NEKA dalam Mengonversi Valuasi ACES di 2026
Perisai Astra vs. Badai MSCI, Masihkah Risiko Likuiditas HEAL Relevan?





