Baksos Operasi Katarak BCA Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Mentawai
:
0
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) di bawah payung Bakti BCA menggandeng Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (SPBK PERDAMI) kembali mengadakan Bakti Sosial (Baksos) Operasi Katarak di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat pada 19-20 Juli 2026.
EmitenNews.com - Di tengah jumlah kasus yang tinggi, operasi katarak menjadi salah satu solusi yang perlu dijalani oleh penderitanya. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) di bawah payung Bakti BCA menggandeng Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (SPBK PERDAMI) kembali mengadakan Bakti Sosial (Baksos) Operasi Katarak di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat pada 19-20 Juli 2026. Kegiatan ini meningkatkan harapan bagi 107 pasien penerima manfaat untuk kembali produktif.
Pius Suraki, salah satu pasien yang mendapat kesempatan operasi katarak gratis dari Bakti BCA, menceritakan kisahnya yang telah menderita katarak sejak dua tahun yang lalu. Ia mengungkapkan penyakit mata yang dirasakan ini datang secara tiba-tiba, sehingga akhirnya mengganggu aktivitas sehari-hari sebagai petani.
“Saat saya mau merambah di ladang gitu, kelihatannya sudah terpotong, ternyata belum. Sekarang saya tidak selalu pergi ke ladang karena mata ini kadang terang kadang kabur,” kenang Pius.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya juga sempat melakukan pengobatan-pengobatan alternatif demi mengembalikan penglihatannya. Alih-alih kembali sembuh, kondisi matanya justru semakin memburuk dan semakin kabur.
Oleh karena itu, rasa sakit dan kesulitan yang dialami tersebut pada akhirnya membuat Pius memberanikan diri untuk mengikuti Baksos Operasi Katarak ini. Hal tersebut didorong oleh harapan yang tinggi bahwa operasi ini membuat dirinya dapat kembali ke ladang dan beraktivitas seperti sedia kala.
“Sekarang sudah mulai terasa dampaknya sejak operasi ini. Meskipun ini baru sebelah mata yang dioperasi, harapannya mata ini sudah kembali terang dan bisa kembali normal dan menjalankan rencana-rencana hidup ke depan,” ujar Pius.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan bahwa BCA percaya akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik. Ia pun mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin bersama PERDAMI serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya program ini.
“Melalui Program Bakti Sosial Operasi Katarak, BCA ingin membantu masyarakat mendapatkan kembali penglihatannya sehingga dapat kembali menjalani aktivitas, bekerja, belajar, dan berkarya secara lebih optimal sehingga akhirnya meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar Hera dalam keterangan resmi, di Jakarta, 29 Juli 2026.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terdapat sebanyak 600 hingga 650 ribu kasus kebutaan akibat katarak sepanjang 2025. Namun, keterbatasan akses layanan kesehatan, khususnya di wilayah terpencil, masih menjadi tantangan bagi banyak masyarakat. Oleh karena itu, BCA terus memperluas jangkauan program agar semakin banyak pasien dapat memperoleh layanan operasi secara gratis.
Program Bakti Sosial Operasi Katarak BCA merupakan gerakan kemanusiaan jangka panjang yang telah diinisiasi sejak tahun 2001. Hingga akhir Desember 2025, program ini telah berhasil melaksanakan 104 kali kegiatan bakti sosial yang tersebar di seluruh Indonesia, dan berhasil memulihkan penglihatan total sebanyak 9.956 pasien.
Related News
IHSG Mendadak Junam ke Level 6.000 Usai Sempat Dibuka Naik!
BBM Subsidi Batal Naik, Prabowo Kebut PLTS 100 GW
IHSG Cenderung Koreksi, Serok Saham-Saham Berikut
Kejar Industri Hijau, Kemenperin Siapkan Insentif Fiskal
Potensial Koreksi, IHSG Uji Level 6.050
Bukan Cuma Kripto, OJK Pakai Tokenisasi Suntik UMKM





