IHSG Gagal Pertahankan Penguatan, Dua Saham Bakrie Top Losers LQ45
:
0
Main hall Bursa Efek Indonesia (Foto: EmitenNews)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 24,3 poin atau 0,38% ke level 6.436,85 pada penutupan perdagangan Rabu (16/9/2026). Indeks komposit dibuka turun ke 6.453,91 kemudian melambung hingga tembus level tertinggi 6.535,46 namun Kembali jatuh di posisi terendah di akhir perdagangan.
Sebanyak 439 saham yang mencatat penurunan mendorong IHSG jatuh ke zona merah dan tak mampu diimbangi sebanyak 201 saham yang menguat. Sementara itu, 151 saham lainnya stagnan.
Volume perdagangan 24,59 miliar saham, frekuensi transaksi 1,85 juta kali, dan nilai transaksi Rp12,25 triliun.
Dari sisi nilai transaksi, saham Bank Mandiri (BMRI) tercatat yang tertinggi yaitu sebesar Rp604,8 miliar namun harga sahamnyan turun 1,84% ke Rp4.260.
Amman Mineral Internasional (AMMN) transaksi tertinggi berikutnya yaitu Rp527 miliar dan harga menguat 1,98% ke Rp5.150, disusul Bumi Resources (BUMI) sebesar Rp502 miliar dan harga merosot 2,88% ke Rp202 per saham.
Top Gainers dan Losers LQ45
Saham Vale Indonesia (INCO) mencatat kenaikan tertinggi di jajaran LQ45 yaitu 4,09% ke Rp4.830, disusul AMMN, dan Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) naik 1,81% ke Rp7.025 per saham.
Sebaliknya, raja top losers LQ45 hari ini dipimpin saham tambang terafiliasi Grup Bakrie yaitu Darma Henwa (DEWA) yang anjlok 6,57% ke Rp370. Pelemahan dalam DEWA, diikuti Alamtri Minerals (ADMR) turun 4,43% ke Rp1.510, dan emiten kongsi Bakrie-Salim (BUMI) yang merosot 2,88% ke Rp202 per saham.
Related News
Short Selling Berlaku Lagi, Investor Harus Apa?
Timang-Timang Short Selling, Ternyata Gini Dampaknya
Bukan Sekadar Formalitas, Intip Ketatnya Penjurian EmitenNews Awards!
Rebound, IHSG Siang (16/9) Menghijau Ditopang Sederet Sektor ke 6.484
Impor Baja Tiongkok Ancam Industri, KADI Gelar Penyelidikan
Sempat Melemah, IHSG Pagi (16/9) Meluncur Naik 0,36% ke 6.484





