BALI Tawarkan Sukuk Ijarah Rp1,35 T, Telisik Tujuannya
:
0
Salah satu menara telekomunikasi besutan Bali Towerindo berdiri dengan tegak. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bali Towerindo (BALI) bakal menjajakan sukuk ijarah Rp1,35 triliun. Penerbitan surat utang itu bagian dari penawaran umum sukuk ijarah berkelanjutan I dengan target dana Rp2 triliun. Dan, perseroan telah menerbitkan sucuk ijarah senilai Rp646 miliar.
Nah, sukuk ijarah senilai Rp1,35 triliun kali ini, diterbitkan dalam dua seri. Seri A sebesar Rp414,85 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp26,96 miliar per tahun dihitung dari jumlah sisa imbalan ijarah seri A atau Rp65 juta untuk setiap kelipatan Rp1 miliar per tahun dari jumlah sisa imbalan ijarah seri A, berdurasi 370 hari.
Seri B sebesar Rp939,15 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp68,08 miliar per tahun dihitung dari jumlah sisa imbalan ijarah seri B atau Rp72,5 juta untuk setiap kelipatan Rp1 miliar per tahun dari jumlah sisa imbalan ijarah seri B, berjangka waktu 3 tahun terhitung sejak tanggal emisi.
Cicilan imbalan ijarah dibayarkan setiap triwulan. Di mana, Cicilan imbalan ijarah pertama akan dibayarkan pada 3 Maret 2026, sedang cicilan imbalan ijarah terakhir sekaligus tanggal pembayaran kembali sisa imbalan ijarah akan dibayarkan pada 13 Desember 2026 untuk seri A, dan pada 3 Desember 2028 untuk seri B.
Seluruh dana hasil sukuk ijarah 14,55 persen untuk melunasi utang kepada anak usaha yaitu Paramitra Intimega (PIM). Lalu, 8,14 persen untuk membayar utang kepada Bank Victoria International. Sebesar 44,55 persen melunasi seluruh utang kepada Indonesia Infrastructure Finance, dan sisanya untuk membayar utang beberapa fasilitas kredit Bank Mandiri.
Jadwal penerbitan sukuk ijarah sebagai berikut. Masa penawaran umum pada 25-27 November 2025. Penjatahan pada 1 Desember 2025. Pengembalian uang pemesanan pada 3 Desember 2025. Distribusi sukuk ijarah secara elektronik pada 3 Desember 2025. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 4 Desembber 2025. (*)
Related News
DEWI Rilis Lapkeu H126 Kemas Penjualan Naik, Ditopang Karkas
Harga Premium, Sosok Ini Borong 56,5 Juta Saham DYAN Senilai Rp13M
WBSA Kemas Pendapatan Melonjak, Laba Bersihnya Justru Ambles 95%
Ekspansi Homepass, MORA Peroleh Kredit Investasi Rp4 Triliun dari BCA
Direktur Utama Toba Surimi Industries (CRAB) Pamit Undur Diri
Sepi Peminat, Iforte Tambah Lagi Extra Time VTO Saham IBST





