Bangun Smelter Nikel di Morowali, Ini Progres Vale Indonesia (INCO)
:
0
EmitenNews.com - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membangun pabrik pengolahan nikel atau smelter di kawasan pertambangan Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dalam rangka mewujudkan komitmen investasi sesuai amandemen kontrak karya.
"PT Vale bersama dua mitra kerja yakni Taiyuan Iron & Steel (Grup) Co dan Shandong Xinhai Technology Co telah menandatangani dokumen perjanjian kerangka kerjasama proyek fasilitas pengolahan nikel di Sulawesi Tengah yang sudah direalisasikan pada Juni lalu," kata Direktur PT Vale Indonesia Tbk Dani Widjaja melalui keterangan resminya Senin (8/11)
Ia menjelaskan, kegiatan studi proyek sudah hampir selesai dan saat ini proses perizinan sedang diselesaikan. Secara teknis perusahaan tersebut ingin menambang dengan baik sehingga proyek ini menjadi investasi yang menguntungkan agar nilai imbalan lebih positif untuk para pemegang saham.
Rencananya, fasilitas pengolahan nikel di Sulawesi Tengah terdiri dari delapan lini Rotary Kiln-Electric Furnace (RKEF) dengan perkiraan produksi sebesar 73.000 metrik ton nikel per tahun beserta fasilitas pendukungnya.
Proyek tersebut meliputi kontrak karya PT Vale seluas 16,395 hektare di Blok 2 dan Blok 3 Bahodopi, Kabupaten Morowali terdiri dari dua bagian utama yaitu penambangan dan pembangunan smelter yang akan dilakukan oleh perusahaan patungan dibentuk oleh PT Vale, Tisco dan Xinhai.
Related News
Rampung HMETD, Saham BNBR dan PADI Loncat di Awal Perdagangan (27/7)
SUNI Menangi Tender Pertamina
Surplus 16 Persen, GUNA Tabulasi Pendapatan Rp915,64 Miliar
Ekuitas Tebal, Laba dan Pendapatan NSSS Kompak Meledak
Laba Melorot, BCIC Berselimut Defisit Rp12,66 Triliun
Pengendali Baru, Triple B Siap Tender Wajib Saham EPAC





