Banjir Katalis Positif, Saham WIFI Bisa ATH Lagi dan Segini Levelnya
Papan perdagangan di Bursa Efek Indonesia yang menunjukkan kondisi IHSG menguat. Foto/Rizki EmitenNews
Dukungan Politik yang Kuat
Pada Agustus 2024, Hashim Djojohadikusumo, saudara Presiden RI, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Solusi Sinergi Digital (WIFI) melalui PT Arsari Sentra Data untuk memperkuat infrastruktur konektivitas. PT Arsari Sentra Data mengakuisisi 45% saham PT Investasi Sukses Bersama, induk perusahaan WIFI, yang setara dengan kepemilikan tidak langsung sebesar 22,55% di WIFI.
Sementara itu, Arwin Rasyid melalui TEZ Capital & Finance, bersama Fadel Muhammad, masing-masing membeli 27,22% saham PT Media Wiguna Nusantara dari PT Sinergi Investasi Digital. Akuisisi tersebut memberikan Fadel Muhammad kepemilikan tidak langsung sebesar 7,5% di WIFI sebagai bagian dari investasinya.
Dukungan Pendanaan dari BBNI
PT Bank Negara Indonesia (BBNI) turut mendukung pengembangan WIFI melalui pemberian pinjaman investasi sebesar Rp978 miliar kepada PT Integrasi Jaringan Ekosistem (WEAVE), anak perusahaan WIFI. Pinjaman tersebut ditandatangani pada 24 Januari 2025 dan bertujuan untuk mendukung pembangunan jaringan broadband murah, yang diharapkan mampu menyediakan internet berkecepatan tinggi hingga 100 Mbps bagi 40 juta rumah tangga di kawasan perkotaan, pinggiran kota, hingga pedesaan di Pulau Jawa.
Related News
Naik 11 Persen, Emiten Haji Isam (JARR) Raup Penjualan Rp4,27 Triliun
BFIN Sudahi Buyback Rp100 Miliar, Ini Hasilnya
Meroket 650 Persen, Laba APEX Tembus USD4,05 Juta
Mantan Pengendali Pangkas Porsi, Saham AMMS Dilepas Rp2,84 Miliar
GRPM Cetak Laba Minimalis Tapi Tumbuh Dua Digit di 2025
Penjualan Naik, Laba BAIK Malah Ambles 33,52 Persen di 2025





