Bank Ganesha (BGTG) Patok Right Issue Rp120 per Saham, Ini Jadwalnya
:
0
EmitenNews.com - PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) menetapkan Harga Pelaksanaan Rp120 per saham dalam melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue sebesar Rp120 per saham.
Febrina Kenya Savitri Sekretaris Perusahaan Bank Ganesha Tbk (BGTG) dalam keterangan resmi Kamis (1/12) menyampaikan perseroan menerbitkan saham baru dalam Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) sebanyak-banyaknya 7.500.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham atau sebanyak- banyaknya 45,53% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah PMHMETD II.
Harga Pelaksanaan right issue Rp120 per saham, sehingga jumlah dana yang akan diterima Perseroan dalam PMHMETD II ini sebanyak-banyaknya sebesar Rp900.000.000.000.
Saham-saham tersebut akan ditawarkan melalui PMHMETD II yang akan dibagikan kepada para pemegang saham yang tercatat pada Daftar Pemegang Saham yang berhak memperoleh HMETD, yakni tanggal 12 Desember 2022, dimana setiap pemegang 5.000.000 (lima juta) saham Perseroan akan memperoleh 2.276.729 HMETD. Setiap 1 (satu) HMETD dapat digunakan untuk membeli 1 (satu) Saham Baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.
Berdasarkan surat pernyataan tanggal 26 September 2022, PT Equity Development Investment Tbk selaku pemegang saham utama Perseroan dengan kepemilikan 50,61% telah menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya dan tidak akan mengalihkan kepada pihak manapun dan tidak terdapat Pembeli Siaga dalam PMHMETD II ini, dengan demikian bilamana terdapat sisa saham dalam PMHMETD II ini, maka akan dialokasikan kepada pemegang HMETD yang mengajukan pesanan saham tambahan.
Related News
Penjualan Lahan Laris, Laba DMAS Tembus Rp1,19 Triliun
Grup Djarum (BELI) Boncos Rp711,35 Miliar, Pendapatan Naik 55 Persen
Laba DAAZ Tumbuh Rp163,4 Miliar, Kas Operasi Berbalik Terkuras
Aset Tebal, Laba Grup Sinarmas (INKP) Meroket 127,43 Persen
Laba dan Pendapatan Positif, Saham SMIL Meroket 37 Persen
Medio 2026, Laba dan Pendapatan Bank Tomy Winata (INPC) Kompak Melejit





