Bank Jtrust Indonesia (BCIC) Kantongi Restu Right Issue 9,05 Miliar Saham
:
0
EmitenNews.com – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) menyampaikan hasil penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham yang dilaksanakan pada tanggal 17 Desember 2021, RUPS memenuhi kuorum karena dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 9.734.402.551 saham atau 97,226% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.
Merujuk risalah RUPS emiten Bank ini yang disampaikan kepada BEI, Senin (20/12/2021) disebutkan, bahwa para pemegang saham merestui untuk penyesuaian kegiatan usaha Perseroan sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia terbaru yaitu KBLI tahun 2020.
RUPS juga menyetujui PMHMETD sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No.32/POJK.04/2015 juncto Peraturan OJK No. 14/POJK.04/2019 dengan jumlah sebanyak-banyaknya 9.050.000.000 saham dengan nilai nominal Rp.100,- per saham.
Menyetujui dan memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan menetapkan jumlah saham yang ditawarkan dalam PMHMETD, menetapkan harga pelaksanaan PMHMETD dan melakukan segala tindakan untuk pelaksanaan PMHMETD dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku.
Bank JTrust Indonesia (BCIC) bakal menggelar penawaran umum terbatas (PUT) II berskema penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu alias rights issue maksimal 9.050.000.000 (9,05 miliar) lembar. Saham seri C itu, dibanderol dengan nilai nominal Rp100.
Sekadar informasi, Bank JTrust Indonesia membanderol harga pelaksanaan penambahan modal baru atau rights issue Rp330 per saham. Menyusul skema harga itu, perseroan bakal meraup dana rights issue sekitar Rp1,5 triliun.
Related News
Aset MKNT Melonjak 69 Persen, Tapi Kuartal I 2026 Masih Rugi
Central Omega (DKFT) Tebar Dividen Rp390,31 Miliar, Simak Jadwalnya!
Cum Dividen Chitose (CINT) 30 April, Yield di Kisaran 6,2 Persen
Pengendali Baru Resmi Masuk, ASLI Diperkuat Mantan Dirut BEI
Damai Indah Golf (DMIG) Tebar Dividen Jumbo, Kapan Cair?
Volatilitas Saham MDLN Disorot BEI, Manajemen Cuma Jawab Begini





