SMRA Bagi Dividen, Optimistis Raup Marketing Sales Rp5,2 Triliun
:
0
Suasana rapat umum pemegang saham tahunan tahun buku 2025 Summarecon Agung. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Summarecon Agung (SMRA) memutuskan pembbagian dividen tunai Rp82,54 miliar. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 10,76 persen dari laba tahun berjalan dapat diatribusikan kepada entitas induk alias laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp766,55 miliar. Dengan demikian, para investor akan mendapat suntikan dividen Rp5 per eksemplar.
Sepanjang tahun lalu, SMRA mencatat kinerja operasional positif. Didukung pengembangan sembilan kawasan kota terpadu tersebar di Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bogor, Bandung, Karawang, Makassar, Crown Gading, dan Tangerang, Summarecon berhasil membukukan marketing sales Rp5,53 triliun, pada meningkat 27 persen, dan melampaui target sebesar Rp5 triliun.
Pertumbuhan marketing sales terutama didorong tingginya permintaan pasar terhadap produk properti baru, khususnya pada segmen menengah, dan menengah atas tetap menunjukkan daya beli kuat. Di tengah berbagai tantangan ekonomi masih berlangsung, pasar hunian menengah, dan menengah atas tetap menunjukkan resiliensi baik atas permintaan terhadap produk-produk Summarecon yang mengedepankan inovasi, kualitas pembangunan tinggi, konsep pengembangan kawasan terintegrasi, dan memiliki nilai investasi jangka panjang.
”Selanjutnya, menghadapi tantangan ekonomi masih berlangsung sampai saat ini, Summarecon akan tetap menjaga pengelolaan cash management secara prudent, mencermati perubahan pasar terjadi, dan tetap fokus pada pengembangan Kota Terpadu berkelanjutan untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tegas President Director Summarecon, Adrianto P. Adhi.
Sepanjang tahun buku 2025, Summarecon membukukan pendapatan Rp8,77 triliun dengan laba bersih mencapai Rp1,2 triliun. Unit pengembangan properti (Property Development) meliputi penjualan hunian, komersial, dan apartemen membukukan pendapatan Rp5,51 triliun, dan masih menjadi penyumbang terbesar terhadap total pendapatan Summarecon yaitu 63 persen.
Sementara itu, segmen Investasi Properti dan Manajemen (Investment Property) menunjukkan pertumbuhan positif dengan pendapatan Rp2,28 triliun, meningkat 6 persen terutama ditopang peningkatan pendapatan sewa pusat perbelanjaan bertambah Rp113,85 miliar. Unit ini secara keseluruhan menyumbang 26 persen dari total keseluruhan pendapatan.
Adapun segmen Bisnis Lain-lain (Other Business) juga mencatat pertumbuhan dengan pendapatan Rp981,12 miliar, meningkat 1 persen dibanding akhir 2024 senilai Rp967,31 miliar. Peningkatan itu, terutama berasal dari kontribusi bisnis perhotelan terus menunjukkan kinerja positif. Unit ini menyumbangkan 11 persen dari total pendapatan Summarecon.
Pada 2026, Summarecon menetapkan target marketing sales Rp5,2 triliun dengan kontribusi dari marketing sales keseluruhan proyek 9 kawasan kota terpadu. Penjualan selama 3 bulan pertama awal 2026 juga sangat baik dengan mencatatkan data penjualan properti Rp1,2 triliun, lebih tinggi 37 persen dari periode sama tahun sebelumnya.
Berdasar hasil RUPS Tahunan tahun buku 2025, Summarecon juga mengumumkan jajaran dewan komisaris dan direksi, sebagai berikut. Dewan Komisaris meliputi Soetjipto Nagaria Komisaris Utama, Harto Djojo Nagaria Komisaris, Liliawati Rahardjo Komisaris, Hendri Rahardja Komisaris, Edi Darnadi Komisaris Independen, dan Kris Erlangga Adji Widjaya Komisaris Independen.
Dewan direksi terdiri dari Adrianto Pitojo Adi Direktur Utama, Soegianto Nagaria Direktur, Herman Nagaria Direktur, Sharif Benyamin Direktur, Lydia Tjio Direktur, Nanik Widjaja Direktur, dan Jason Lim Direktur. (*)
Related News
Melalui MPM BISA, MPMX Dorong Penyandang Disabilitas Mandiri Ekonomi
SDPC Kucurkan Capex Rp100M, Bangun Gudang Raksasa Modern di Bekasi
IHSG Terjatuh Lagi 0,28 Persen, DSSA dan BMRI Ikut Parkir Zona Merah
Emiten Pengolahan Kelapa Sawit Dapat Guyuran Kredit Jumbo Rp8,9T BRI
Rights Issue ENRG Rp4,1 Triliun, Pengendali Terancam Dilusi 33 Persen!
Resmi, RATU Tuntaskan Akuisisi Madura Strait PSC





