Bank Mandiri (BMRI) Targetkan Penyaluran Kredit Tumbuh 10%-15% di 2024
:
0
EmitenNews.com -Setelah mencatat kinerja yang impresif di tahun 2023, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memperkirakan pertumbuhan kredit konsolidasi tahun 2024 akan tumbuh di kisaran 10-15%. Optimisme tersebut seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan masih di atas 5% sehingga berdampak positif pada industri perbankan.
"Kami optimis konsolidasi pertumbuhan kredit 13%-15% yoy dan NIM 5,3%-5,5%. Tahun 2024 kami akan terus melanjutkan strategi pertumbuhan kredit," kata Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (31/1/2024).
Darmawan mengungkapkan, sektor yang menjadi prospek dan salah satu sumber pertumbuhan kredit tahun ini berasal dari industri makanan dan minuman, industri kesehatan, serta pertanian dan perkebunan.
Sementara, terkait realisasi penyaluran kredit Bank Mandiri di tahun 2023 mencapai Rp 1.398,1 triliun, atau tumbuh 16,3% secara tahunan, melampaui pertumbuhan kredit industri yang sebesar 10,38% yoy.
Pertumbuhan kredit yang impresif ini terjadi di seluruh segmen, salah satunya didominasi oleh kredit korporasi yang mencapai Rp 490 triliun pada akhir 2023, tumbuh 18,3% yoy.
Selain itu, kredit komersial juga menorehkan kinerja positif dengan pertumbuhan tertinggi dibanding segmen lain yaitu sebesar 21,2% YoY menjadi Rp 238 triliun di akhir 2023 lalu.
"Dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, Bank Mandiri berkomitmen untuk bersama-sama mendorong keberlanjutan ekonomi di sektor-sektor potensial pada masing-masing wilayah termasuk segmen SME dan Micro," paparnya.
Adapun, segmen SME tumbuh baik mencapai 14% yoy menjadi Rp 77 triliun sedangkan segmen mikro tumbuh mencapai 10,4% yoy menyentuh Rp 168 triliun.
Pertumbuhan ini juga diimbangi dengan kualitas aset yang terus membaik. Per akhir 2023, rasio nonperforming loan (NPL) Bank Mandiri secara bank only berhasil turun sebesar 86 basis poin (bps) secara YoY ke level 1,02%. Meski NPL relatif menurun, perseroan tetap menjaga rasio pencadangan (NPL coverage ratio) di level konservatif yakni sebesar 384%.
"Kinerja keuangan Bank Mandiri sepanjang tahun 2023 menunjukkan momentum yang baik dan on track serta diikuti dengan penerapan prinsip kehati-hatian yang matang, terlihat dari kualitas aset yang terus mengalami perbaikan. Kami optimis di 2024 ruang pertumbuhan kinerja masih terbuka," pungkasnya.
Related News
WTON Catat Lonjakan Skor ESG 71, Tarik Atensi S&P Global
Pendapatan 2025 Melonjak 317 Persen, KOTA Bidik Kinerja Kian Progresif
INDF Bagi Dividen Rp290 per Saham, Fokus Jaga Pangsa Pasar dan Profit
PPRE Lepas 100 Persen Saham Lancarjaya Rp1,6T dan Tunjuk Dirkeu Baru
Emiten Tommy Soeharto (GTSI) Beberkan Ekspansi Aset Kapal Danaputri 1
Danamon (BDMN) Akuisisi 9,82 Persen Home Credit dari ADMF Rp400M





