Bank Syariah Indonesia (BRIS), Hadirkan Solusi Keuangan Konprehensif di Sektor Pendidikan
:
0
EmitenNews.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI menghadirkan solusi keuangan syariah yang komprehensif di sektor pendidikan. Hal itu dapat dilihat dari kerja sama dengan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT), melalui penandatanganan nota kesepahaman antara kedua belah pihak.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna dan Ketua Umum Pimpinan Pusat JSIT Fahmi Zulkarnain. Dalam kesempatan tersebut, Anton mengatakan JSIT menjadi mitra BSI untuk pemanfaatan produk, jasa, dan layanan perbankan syariah yang komprehensif.
Seperti diketahui, JSIT adalah sebuah organisasi nirlaba di bidang pendidikan yang independen, dan terbuka. Hal ini menegaskan bahwa BSI siap menjalin kerja sama dan bermitra dengan siapa pun. Anton menegaskan BSI secara konsisten terus membangun ekosistem ekonomi syariah yang lebih kuat. Salah satunya lewat kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai stakeholders.
Melalui kerjasama ini, BSI dapat mendukung kegiatan usaha serta mampu memberikan solusi keuangan syariah kepada JSIT secara menyeluruh. Saat ini anggota JSIT mencapai 2.349 sekolah yang tersebar di 34 Provisnsi di seluruh Indonesia. Anggota JSIT beragam baik dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA.
"Sektor pendidikan salah satu fokus BSI karena perannya untuk penguatan kualitas SDM bangsa. Pendidikan merupakan kewajiban bagi setiap umat sebagaimana hadist riwayat Muslim, .Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Selasa (8/3).
Related News
Saldo Laba 2025 Menggunung, KKGI Kucurkan Dividen Tunai Rp20 per Saham
INET Akuisisi 60% Saham SGI, Bidik Pendapatan Berulang Jangka Panjang
Anak Usaha GEMS Tambah Lagi Capex, Ada Dana Segar dari BMRI
Bebas dari Suspensi: 2 Saham Lanjut Ngebut, 1 Ambruk 13 Hari Berturut!
Meski Diterpa UMA BEI, Saham Ini Justru Loncat 27 Persen di Pembukaan
GRPH Bidik Okupansi Hotel 70% di 2026, Saham Suspen Bagaimana?





