Bantah KPK, Sekjen PDIP Ini Pastikan tak Terkait Kasus Korupsi DJKA
:
0
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan keterangan pers. dok. Liputan6.
EmitenNews.com - Percaya diri, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tegas membantah pernyataan KPK yang menyebutnya memiliki keterkaitan dalam kasus korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Karena itu, ia siap diperiksa tim Komisi Antirasuah jika sudah ada jadwal baru.
"Saya pribadi tidak ada sangkut pautnya dengan hal tersebut. Tidak ada bisnis," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7).
Seperti diketahui KPK memanggil Hasto Kristiyanto dalam kapasitasnya sebagai konsultan. Hasto pun memberikan penjelasan terkait status konsultan tersebut. Karena sebelumnya bekerja di BUMN sebagai konsultan, di KTP-nya memang tercantum pekerjaannya sebagai konsultan.
"Kalau disebut sebagai konsultan, memang di KTP saya, karena dulu saya bekerja di BUMN, ruang lingkupnya ada consulting, maka saya tulis konsultan, belum diubah sampai sekarang di situ," paparnya.
Informasi yang didapatnya dari Wasekjen PDIP Yoseph Aryo Adhi Darmo, Hasto mengatakan panggilan pemeriksaannya ada kaitannya dengan Pilpres 2019. Saat itu, posisinya sebagai Sekretaris Tim Pemenangan.
“Karena terkait ada yang memberikan bantuan dan kemudian disinyalir bantuan tersebut, apakah ini masih didalami oleh KPK, ada kaitannya dengan persoalan korupsi tersebut," jelas Hasto Kristiyanto.
Seperti diketahui, KPK menjadwalkan pemeriksaan Hasto Kristiyanto pada Jumat (19/7/2024). Namun, ia tidak hadir dengan alasan tengah memimpin rapat terkait Pilkada 2024 di Yogyakarta. Ia berjanji akan memenuhi panggilan pemeriksaan jika KPK telah melakukan penjadwalan ulang.
"Kami akan hadir, karena sejak awal punya komitmen sangat besar, terhadap penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Jadi kita tunggu saja hasilnya," ucap Hasto Kristiyanto.
Meski belum tahu mengapa diminta sebagai saksi, Hasto Kristiyanto memastikan tidak ada kaitannya dengan persoalan tersebut. ”Karena memang saya enggak ada bisnis."
KPK memanggil Hasto Kristiyanto dalam kasus dugaan korupsi terkait pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di 2018-2022 di Ditjen Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kasus ini pertama diungkap KPK dalam OTT pada Selasa (11/4/2023).
Related News
Terbang ke Cebu Tadi Pagi, Prabowo Cuma Didampingi Bahlil dan Teddy
Pemerintah Pastikan Masyarakat Tak Perlu Ganti Kompor Untuk Pindah CNG
KPR Bonus Emas Bank BSN Tawarkan Nilai Tambah bagi NasabahÂ
Kasus Korupsi DJKA, KPK Dalami Aliran Dana ke Mantan Menhub Ini
Dakwaan JPU KPK, Pemilik Blueray Cargo Suap Pejabat Bea Cukai Rp63M
Pemprov DKI Hadirkan Pengurangan PBB-P2 2026, Cek Rinciannya Ya





