EmitenNews.com -Saham PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) anjlok hingga batas auto rejection bawah (ARB) di hari kedua melantai di bursa, Selasa (11/7). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan kemarin, saham TGUK ambles 14,86 persen ke Rp126 per saham.

 

Nilai transaksi Rp55,54 miliar dan volume perdagangan 348,47 juta saham dan frekuensi mencapai 20.991 kali. Berdasarkan data perdagangan di sesi I kemarin saja sudah ada antrean jual sebanyak 645 ribu lot di harga ARB atau setara dengan Rp8,14 miliar.

 

Diawal pekan, TGUK resmi mencatatkan sahamnya di bursa, dengan harga melonjak hingga batas auto rejection atas (ARA) 34,55 persen.

 

Dalam gelaran penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan melepas 1,07 miliar saham atau 30% dari total modal ditempatkan dan disetor. Melalui aksi korporasi ini, perseroan mengincar dana segar sebesar Rp117,85 miliar.

 

Bersamaan dengan IPO, perseroan juga menerbitkan perseroan juga akan menerbitkan sebanyak 428,57 juta Waran Seri I atau sebanyak 17,14% dari total saham yang ditawarkan. Jangka waktu pelaksanaan Waran Seri I dimulai setelah enam bulan sejak waran diterbitkan sampai dengan satu hari kerja sebelum ulang tahun pertama yaitu sejak tanggal 8 Januari 2024 sampai dengan tanggal 5 Juli 2024.