Batavia Prosperindo (BPII) Siapkan Dana Segar Tebus Right Issue Malacca Trust (MTWI)
:
0
EmitenNews.com—PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue dengan melepas sebanyak 1.398.667.523 saham biasa bernominal Rp100 per lembar.
Mengutip prospektus emiten asuransi ini pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/10/2022) bahwa pelaksanaan PMHMETD I untuk memperkuat permodalan dalam rangka menjaga rasio kesehatan keuangan sesuai persyaratan yang ditetapkan oleh regulasi yang berlaku.
“Dana yang diperoleh Perseroan dari hasil PMHMETD I akan dipergunakan seluruhnya untuk modal kerja dengan menambah portofolio investasi guna meningkatkan kapabilitas risiko beban sendiri. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tampung atas setiap risiko yang diserap, dan selanjutnya memperbesar premi bersih yang diterima,” papar manajemen MTWI.
Menariknya, PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) selaku pemegang 1.266.139.508 lembar saham atau setara 82,98 persen porsi kepemilikan MTWI telah menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya dalam PMHMETD I dengan jumlah saham HMETD sebesar 1.160.627.882 atau mewakili 82,98 persen dari PMHMETD I. sehingga BPII berpotensi memegang 90,33 persen porsi kepemilikan pada MTWI.
Bagi pemodal yang berminat mengikuti jejak BPII, wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada penutupan perdagangan tanggal 16 Desember 2022.
Adapun rasio right issue ini, 12 saham lama berhak atas 11 HMETD.
Selanjutnya, setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan mulai tanggal 20-26 Desember 2022.
Namun, rencana ini dapat berjalan jika OJK menerbitkan pernyataan efektif penerbitan saham baru pada tanggal 6 Desember 2022.
Related News
Gencar Ekspansi! IBOS Buka Restoran Khas Mediterania di Jogja
HMSP Jadwal Dividen 99,2 Persen Laba, Cum Date 26 Mei 2026
Telkom (TLKM) Bidik Pasar Sovereign AI, Siapkan Platform AdyaCakra
Usai RUPST 2026, Bank Raya (AGRO) Optimistis Makin Kuat Melangkah
Bidik Produksi 700 Ribu Ton, CSRA Patok Pendapatan Rp2 Triliun di 2026
SUPR Siap Go Private, Protelindo Tawarkan Rp45.000 per Saham





