Batu Bara Terus Naik, Batulicin Nusantara (BESS) Komitmen Kirim Angkutan Sesuai Jadwal
:
0
EmitenNews.com - Keputusan Amerika Serikat (AS) dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) atas embargo pasokan energi dari Rusia. Sanksi embargo energi ini ialah buntut panjang yang memanasnya konflik Rusia-Ukraina.
Harga komoditas batubara global ikut terpengaruh sehingga HBA di bulan ini melonjak siginifikan hingga 41,5% dari bulan Maret 2022 sebesar US$203,69 per ton.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk April 2022, melejit 41,5% atau menjadi US$288,40 per ton dari Maret yang hanya US$203,69 per ton.
Direktur PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS), Yuliana, menyampaikan bahwa melejitnya harga batu bara di April 2022 berpengaruh terhadap pulihnya perekonomian nasional, beradaptasi pasca pandemi Covid-19 di sejumlah negara juga turut mendongkrak tingginya permintaan batu bara global.
“Dengan melejitnya harga batu bara, BNM berharap ini menjadi salah satu yang berpengaruh mendongkrak pulihnya perekonomian nasional. Walaupun dengan harga batu bara yang melejit ini BNM tidak terkena dampak secara signifikan. Karena Kami tetap melayani pengiriman sesuai jadwal pengiriman yang sudah terjadwal,” ungkap Yuliana dikutip Selasa (19/4/2022).
BESS merupakan penyedia jasa pengangkutan batubara akan terus fokus memberikan layanan terbaik dalam melayani client-client yang menggunakan jasa BESS sendiri. BNM yang berkode saham (BESS) di bursa ini, selain itu BNM merupakan anak usaha dari Enam Sembilan Group.
“Peluang dan tantangan itu akan selalu ada, apalagi dunia saat ini berkembang sangat cepat perlu sikap yang adaptif untuk mengambil langkah yang tepat dengan kondisi dan situasi yang terus berubah untuk langkah BNM kedepan. Semoga BNM bisa terus memberikan pelayanan yang terbaik,” kata Yuliana.
Terakhir Yuliana mengatakan BESS selalu siap dalam melakukan pengangkutan dan memenuhi permintaan pengangkutan batubara sesuai dengan kontrak yang berjalan dan client-client baru yang membutuhkan jasa pengangkutan batubara ini.
Related News
KOTA Garap Rest Area Rp300M di JORR 2, Perkuat Mesin Recurring Income
Saham Publik Cuma 0,22 Persen, FASW Cari Jalan Keluar Suspensi BEI
Jadi Rebutan Investor, TPIA Resmi Tuntaskan PUB V Rp6 Triliun
Saham Bank Mandiri (BMRI) Drop 6 Hari Beruntun Usai Dirut Riduan Beli
Sudah Jalan 4 Tahun, WSBP Masih Lanjutkan Konversi Utang Jadi Saham
Saham Mau Rights Issue Jumbo Lanjut ARA di FCA, Baru Lepas Gembok BEI





