EmitenNews.com -PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) akan segera mendistribusikan surat utang jangka panjang (LTN) mencapai Rp404,74 miliar dengan tingkat bunga sebesar 1,37 persen per tahun.

 

Berdasarkan pengumuman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia ( KSEI ) yang dikutip Kamis (14/9), BBTN telah mendaftarkan Efek Bersifat Utang/Sukuk ( EBUS ) berupa LTN yang dilakukan tanpa penawaran umum.

 

Jumlah pokok LTN BBTN senilai Rp404,74 miliar tersebut memiliki tenor selama 168 bulan dan akan didistribusikan pada 15 September 2023. Sehingga, surat utang jangka panjang ini akan jatuh tempo pada 15 September 2037, dengan tingkat bunga 1,37 persen per tahun yang akan dilakukan setiap triwulanan.

 

Periode perhitungan bunga ditetapkan 30/360, sehingga pembayaran bunga pertama atas LTN BBTN akan dilakukan pada 15 Desember 2023. Adapun satuan perdagangan maupun pemindahbukuan surat utang jangka panjang ini adalah senilai Rp8,5 miliar.

 

Sebelumnya, BBTN juga telah mendistribusikan LTN sebesar Rp131,18 miliar pada 28 Desember 2022 bertenor 171 bulan atau jatuh tempo 28 Maret 2037, dengan frekuensi pembayaran bunga 0,55 persen per tahun yang dilakukan setiap triwulanan.