BCA (BBCA) Beri Sinyal Sebar Dividen 2024, Segini Besarannya
Gedung kantor pusat BCA
EmitenNews.com -PT Bank Central Asia Tbk ( BBCA) dipastikan akan membagikan dividen setiap tahunnya.Dividen merupakan hal yang ditunggu investor setelah laporan kinerja keuangan.
Dividen BCA tersebut akan diberikan kepada investor yang memiliki saham BBCA tersebut. Berapa besaran dividen BCA untuk Tahun Buku 2024?
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk atau BBCA Jahja Setiaatmadja menuturkan, pada dasarnya BCA selalu berupaya untuk meningkatkan jumlah pembagian dividen setiap tahunnya.
"Kami pernah janji kepada para investor, dividen yang dibayar BCA itu absolutnya harus lebih tinggi setiap tahun," kata dia dalam konferensi pers "Hasil Kinerja BCA Sepanjang 2024", Kamis (23/1/2024).
Ia menambahkan, dalam beberapa tahun belakangan, pembagian dividen BCA yang lebih rendah hanya terjadi pada saat pandemi Covid-19 pada 2020.
Hal tersebut terjadi karena ada penurunan laba bersih sebesar 5 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Karena itu profitnya negative growth 5 persen, tahun ini kan naik 12,8 persen," imbuh dia. Jahja menjelaskan, besaran dividen BCA secara pasti akan dibahas melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Jadi saya tidak berani menjanjikan apakah ini akan lebih atau kurang, tapi yang lalu seingat saya 68,5 persen dari profit kami itu dibagikan sebagai dividen," tutup dia.
Adapun, pada tahun buku 2024, BCA telah membagi dividen interim senilai Rp 6,16 triliun, atau setara Rp 50 per saham.
Sebagai informasi, tahun lalu, dividen BCA tercatat sebanyak Rp 33,2 triliun dari total laba bersih 2023 senilai Rp 48,6 triliun. Angka pembagian dividen tersebut setara dengan 68,4 persen dari total laba.
Dengan rasio tersebut, setiap pemegang saham BBCA akan memperoleh dividen senilai Rp 270 per saham. Sedikit catatan, dividen BCA untuk tahun buku 2023 dibagikan dua kali, yakni dividen interim Rp 42,5 per saham dan dividen final Rp 227,5 per saham.
Related News
Yuan Tembus 6,90 Per Dolar, Level Terkuat Sejak 2023
Sawah Yang Masuk LP2B Selamanya Tak Boleh Dialihfungsikan
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil Di Level Rp2.947.000 Per Gram
Menkeu: Pertumbuhan dan Stabilitas Terjaga, Ekonomi Takkan Morat-Marit
Berbagi Peran Pemerintah-Danantara, Bayar Utang Whoosh dari APBN
Menteri Bahlil Akui Belum Cabut Izin Tambang Emas Agincourt (PTAR)





