Beban Bengkak, Laba MAP Boga Adiperkasa (MAPB) Tergerus 50 Persen Sisa Rp20 M
:
0
EmitenNews.com -Emiten pengelola Starbucks PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) membukukan penurunan laba kuartal I-2023 sebesar 50,8%,ditengah peningkatan pendapatan.
Perusahaan ritel tersebut mencatatkan laba bersih tiga bulan pertama tahun ini sebesar Rp 20,49 miliar, turun dari periode yang sama tahun lalu Rp 41,62 miliar.
Kondisi ini berlawanan dengan kinerja top line perusahaan, yang mana MAPB membukukan kenaikan pendapatan sebesar 34,8% menjadi Rp956,8 miliar dari semula Rp709,61 miliar.Mayoritas pendapatan ditopang dari penjualan minuman sebesar Rp 571,12 miliar, makanan Rp 324,3 miliar dan lain-lain Rp 61,33 miliar.
Turunnya laba bersih perusahaan salah satunya dipengaruhi oleh beban pokok penjualan yang meningkat tajam atau naik 40,6%, lebih cepat dari pertumbuhan pendapatan perusahaan. Pada kuartal I sebelumnya, emiten pengelola Krispy Kreme ini mencatatkan beban pokok penjualan sebesar Rp215,92 miliar, sementara di tahun ini sebesar Rp303,62 miliar.
Secara rinci biaya sewa dan jasa pelayanan yang naik 169,1% dari 26,3 miliar menjadi Rp70,77 miliar berkontribusi besar bagi beban pokok penjualan MAPB tahun ini.
Related News
PTRO Ungkap Transaksi Afiliasi, Ada Jual Beli Kapal Rp5,46 Miliar
KIJA Andalkan Bisnis Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang
Pacu Transformasi, PP Properti Rombak Susunan Direksi
MBSS Raih Kontrak Angkut 500.000 MT Material per Bulan Selama 5 Tahun
IHSG Siang (26/10) Tertekan, Asing Net Sell Rp1,14T di Saham Big Bank
BREN Rampungkan Retrofit PLPT Darajat, Target 1 GW Makin Dekat





