BEI Setop 8 Saham Terbang Ratusan Persen, Satu Lompat 2.396%
:
0
Ilustrasi pengunjung menelusuri Bursa Efek Indonesia (BEI).
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara perdagangan delapan saham yang dinilai bergerak di luar kewajaran. Suspensi ini berlaku mulai perdagangan Senin (29/9/2025).
Adapun saham yang terkena suspensi adalah PT Mandala Multifinance Tbk. (MFIN), PT Citra Putra Realty Tbk. (CLAY), PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST), PT Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC), PT Star Pacific Tbk. (LPLI), PT Pudjiadi Prestige Tbk. (PUDP), PT Supra Boga Lestari Tbk. (RANC), dan PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk. (SMLE).
Khusus untuk MFIN, suspensi dilakukan sehubungan dengan rencana aksi korporasi berupa penggabungan usaha (merger dengan ADMF). Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 BEI, Lidia M. Panjaitan, menegaskan langkah tersebut diambil untuk menjaga keteraturan pasar.
“Mengingat Perseroan akan melakukan tindakan korporasi berupa penggabungan usaha yang akan mengakibatkan saham Perseroan menjadi tidak tercatat di Bursa, maka Bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek saham PT Mandala Multifinance Tbk. (MFIN),” jelas Lidia dalam keterbukaan informasi, Jumat (26/9).
Sejumlah saham yang terkena suspensi memang sempat mencetak lonjakan harga signifikan:
CLAY: Melonjak 54,59% dalam sepekan ke Rp3.370, naik 134,03% dalam sebulan, dan reli 2.396,30% dalam setahun dari Rp110 ke Rp3.370.
FAST: Melejit 76,83% sepekan terakhir ke Rp580, sekaligus menguat 116,42% dalam tiga bulan dari Rp268.
ITIC: Naik 139,04% sebulan terakhir ke Rp545 dari Rp228.
RANC: Meroket 94,71% sebulan terakhir ke Rp810 dari Rp416.
PUDP: Terbang 118,02% sebulan terakhir ke Rp484 dari Rp222.
Related News
TLKM Penghuni Tetap MSCI, Bank of New York Borong 223,67 Juta Lembar
Pacu Recurring Income, INPP Kebut 23 Mall Semarang
Info Terbaru Emiten Prajogo, Diam-Diam TPIA Serok 13 Juta Saham Prodia
Frans Dicky Tamara dan Sugito Anjasmoro Perkuat Garuda Indonesia
Jurus Pertahankan Karyawan Elit Emiten Properti Genggaman Prajogo
Lo Kheng Hong Tambah Lagi Porsi Saham DILD, Jadinya Segini





