BEI Sorot 3 Saham Terbang, Salah Satunya ARA Beruntun!
:
0
Gedung Bursa Efek Indonesia yang berada di Jakarta.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan peringatan atas aktivitas perdagangan tak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) terhadap tiga saham emiten yang mengalami lonjakan harga mencolok.
Tiga saham yang masuk radar pengawasan BEI adalah, Sumber Mas Konstruksi Tbk. (SMKM), J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) dan Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE).
Dalam keterangannya Rabu (4/6), BEI menyebut bahwa pihaknya juga menyoroti sejumlah informasi terbaru yang dirilis oleh ketiga emiten tersebut. Antara lain:
FORE, Koreksi atas rencana Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), PSAB terkait pembatalan penyampaian laporan keuangan konsolidasian dengan limited review sedangkan SMKM soal Pemanggilan RUPST dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
Saham SMKM naik drastis 102,17% dalam sebulan, dari Rp46 menjadi Rp96 per saham.
Sementara saham PSAB melesat 73,08% hanya dalam sepekan, terakhir berada di level Rp540.
Sedangkan saham FORE mencatat dua kali Auto-Rejection Atas (ARA) berturut-turut, menembus Rp635 atau naik 53,8% dalam seminggu terakhir.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menegaskan bahwa pengumuman UMA ini tidak otomatis menandakan adanya pelanggaran. Namun, investor diminta tetap waspada.
“Kami mengimbau investor untuk mencermati jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi dari Bursa,” ujar Yulianto.
Investor juga diminta tidak gegabah, selalu memeriksa informasi keterbukaan, mengevaluasi corporate action yang belum disetujui RUPS, dan mempertimbangkan potensi risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Related News
Emiten Terkait Raffi Ahmad-Nagita Raih Kredit Rp45 Miliar dari BINA
Pendapatan TLKM Naik 3,55 Persen per September 2026 , Ini Penopangnya
Kredit BBKP Meningkat 3,07 Persen hingga September 2026
Laba SIG (SMGR) Melonjak 363%, Tembus Rp532 Miliar per September 2026
Tertekan Beban Keuangan, PBRX Rugi USD4,98 Juta Meski Top Line Positif
BEI: UMA & Suspensi Saham Akan Dibatasi per 2 November, Belum Dihapus





