BEI Soroti Manuver Grup Djarum & Fasilitas Kredit Remala Abadi (DATA)
:
0
Agenda RUPST PT Remala Abadi Tbk. (DATA) pada Senin (22/6/2026). Foto: DATA
EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta klarifikasi PT Remala Abadi Tbk. (DATA) terkait perubahan komposisi saham, pengendalian, dan transaksi material berupa fasilitas pinjaman serta arah bisnis perusahaan.
Dalam terbitan klarifikasi DATA pada Jumat (24/7) menjelaskan surat tertanggal 22 Juli 2026, BEI menyoroti transaksi jual beli saham yang terjadi pada 13 Juli 2026 antara Verah Wahyudi Singgih Wong dan 2 entitas PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) yakni, PT iForte Solusi Infotek, dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).
Direktur Utama DATA Agus Setiono memastikan transaksi tersebut tidak mengubah pengendalian perseroan sebagai konglomerasi grup Djarum maupun arah strategi bisnis.
"DATA bukan merupakan pihak dalam transaksi jual beli saham yang dilakukan pada 13 Juli 2026. Karena itu, perusahaan tidak memiliki informasi mengenai latar belakang maupun pertimbangan para pihak dalam melakukan pengalihan saham tersebut," tulis Agus dalam keterbukaan informasi, Jumat (25/7/2026).
Agus menegaskan transaksi itu tidak mengakibatkan perubahan pengendali sebagaimana dimaksud dalam POJK Nomor 9 Tahun 2018. DATA tetap berada di bawah pengendalian PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui anak usahanya, Protelindo.
Struktur Kepemilikan Terbaru
Saat ini Protelindo menguasai 51% atau 701,25 juta saham DATA. Verah Wahyudi Singgih Wong menggenggam 29%, dan masyarakat 20%. Sementara 99,9999% saham Protelindo dimiliki oleh TOWR.
DATA juga berkomitmen memenuhi ketentuan free float sesuai Peraturan Bursa Nomor I-A, namun tidak dapat memberikan tanggapan mengenai rencana kepemilikan saham para pemegang sahamnya.
Soal Fasilitas Pinjaman
DATA meluruskan terkait fasilitas pembiayaan dari Bank Permata, Bank QNB Indonesia, dan Bank SMBC Indonesia. Dana diterima langsung oleh DATA, sementara Protelindo hanya bertindak sebagai pemberi corporate guarantee.
Related News
Emiten Terkait Raffi Ahmad-Nagita Raih Kredit Rp45 Miliar dari BINA
Pendapatan TLKM Naik 3,55 Persen per September 2026 , Ini Penopangnya
Kredit BBKP Meningkat 3,07 Persen hingga September 2026
Laba SIG (SMGR) Melonjak 363%, Tembus Rp532 Miliar per September 2026
Tertekan Beban Keuangan, PBRX Rugi USD4,98 Juta Meski Top Line Positif
BEI: UMA & Suspensi Saham Akan Dibatasi per 2 November, Belum Dihapus





