BEI Telisik Tender Sukarela, Ini Reaksi MNC Energy (IATA)
Aktivitas pertambangan di konsesi milik MNC Energy. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Karya Pacific Investama tengah melakukan tender sukarela saham MNC Energy (IATA). Karya Pacific menyediakan anggaran Rp53 miliar untuk menjala 535,38 juta saham publik. Harga pelaksanaan tender suka rela Rp99 per lembar.
MNC Asia Holding (BHIT) sebagai pengendali MNC Energy mengklaim menggandeng Karya Pacific untuk mendukung kegiatan bisnis MNC Energy. Maklum, Karya Pacific memiliki bidang, dan kegiatan usaha yang dapat bersinergi dengan kegiatan usaha perseroan.
Sinergi itu, tidak lepas dari profil Karya Pacific yang didukung afiliasi bidang perkapalan, dan logistik. Khususnya batu bara dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. ”Itu membuat MNC Asia memandang Karya Pacific merupakan mitra strategis yang tepat,” tegas Suryo Eko Hadianto, Presiden Direktur MNC Energy.
Suryo mengaku pelaksanaan tender suka rela itu, tidak mengubah posisi MNC Asia sebagai pengendali MNC Energy. Pasalnya, Karya Pacific tetap sebagai mitra. Itu karena tidak ada perjanjian pengambilalihan dan/atau perjanjian jual beli antara MNC Asia dengan Karya Pacific yang menyebabkan terjadinya perubahan pengendalian perseroan dari MNC Asia kepada Karya Pacific.
”Karya Pacific telah melakukan pembelian saham MNC Energy melalui Bursa Efek Indonesia, dan pengambilbagian atas saham baru perseroan. Namun, transaksi jual beli saham edisi 2024-2025 itu, tidak menyebabkan perubahan pengendalian perseroan dari MNC Asia kepada Karya Pacific,” beber Suryo.
Menyusul rencana tender suka rela oleh Karya Pacific, saham perseroan edisi 4 Desember 2025 sampai 6 Januari 2026 bertengger di atas Rp99 per lembar, dengan penutupan tertinggi pada 5 Januari 2026 di level Rp185 per lembar. Kondisi itu, dikhawatirkan Bursa Efek Indonesia memengaruhi jalannya tender suka rela.
Merespons itu, Suryo mengatakan tidak mengetahui apakah peningkatan harga saham tersebut bisa mempengaruhi tingkat penyerapan penawaran tender suka rela oleh Karya Pacific. Pasalnya, tindakan Karya Pacific bukan aksi korporasi yang dilakukan oleh pereroan. (*)
Related News
Kasus Manipulasi Saham SWAT, OJK Serahkan Tersangka SAS ke Kejaksaan
Ditempatkan di SBN, BVIC Pastikan Dana Pelunasan Obligasi Rp307M Aman
Strategi Baru DILD: Garap Bisnis Data Center Bareng ION Network
Dirut FWCT Lego Habis Seluruh Sahamnya, Raup Rp2,11 Miliar
UNTR Tuntaskan Pembelian Tambang Emas J Resources US$540 Juta
Harga Ngacir Ratusan Persen, Idea Asia Jual 50 Juta Saham IDEA





