Beku 4 Tahun, Emiten Benny Tjokro (MYRX) Kapan Delisting?
:
0
EmitenNews.com - Hanson International (MYRX) sudah lama antre delisting. Namun, suspensi hingga berusia 48 bulan, keinginan tersebut masih belum terlaksana. Padahal, per 16 Januari 2024, perseroan telah melakoni pemasungan 4 tahun.
Perusahaan terancam delisting apabila mengalami kondisi, atau peristiwa, secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha, baik secara finansial atau hukum terhadap kelangsungan status usaha, dan perusahaan tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan memadai.
Selain itu, saham perusahaan tercatat yang akibat suspensi di pasar reguler, dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir. ”Umur suspensi sudah genap 44 bulan,” tulis Lidia M. Panjaitan, Kadiv Penilaian Perusahaan 3 Bursa Efek Indonesia (BEI).
Per 13 November 2019, dewan komisaris dan direksi perseroan antara lain Komisaris Utama Raden Agus Santosa, Komisaris Nurharjanto, Komisaris Independen Venkata Ramana Tata. Direktur Utama Benny Tjokrosaputro (Bentjok), Direktur Rony Agung Suseno, Direktur Hartono Santoso, dan Direktur Adnan Tabrani.
Per 31 Desember 2023, pemegang saham Hanson terdiri dari Kejaksaan Agung 19,35 miliar atau 23,26 persen, PT Asabri 9,4 miliar eksemplar alias 11,31 persen, dan masyarakat 57,42 miliar helai atau 65,43 persen. (*)
Related News
OJK Sanksi Tegas 24 Pihak Terkait 11 Emiten, Denda Triliun Rupiah
OJK Rinci Identitas Pelanggar dalam Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN
20 Saham di Indeks Baru BEI, Apa Saja?
Kinerja Positif, RUPSLB Angkat Christian Lesmana Dirut Bank Neo (BBYB)
BEI Akan Luncurkan IDX Commodity 20, Mulai Efektif 30 Oktober 2026
Baru Tujuh yang Melantai, BEI Pangkas Target IPO 2026 Jadi 15 Saham





