Belvin Tannadi Berulah Lagi, BEI Langsung Eksekusi Saham BAPA!
:
0
Sosok miliuner Influencer Pasar Modal, Belvin Tannadi. Foto: Instagram.com.
EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) terkait masuknya Belvin Tannadi atau BVN sebagai pemegang saham 7,337%. Manajemen BAPA mengaku tidak mengetahui latar belakang transaksi tersebut.
Permintaan itu tertuang dalam surat BEI No. S-05965/BEI.PP3/05-2026 tanggal 20 Mei 2026. BEI menyoroti kepemilikan BVN sebesar 48.554.600 saham BAPA yang muncul pada 30 April 2026. Saham BAPA juga ikut disuspensi per hari itu juga (30/4) hingga kini.
Harga Saham BAPA Terkerek Naik, Imbas Belvin?
Dalam jawaban resminya, BAPA berdalih tidak memiliki informasi soal latar belakang BVN masuk sebagai pemegang saham.
“Perseroan tidak mengetahui latar belakang BVN masuk sebagai pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan yang besar yaitu 48.554.600 saham atau sebesar 7,337% dari total saham tercatat,” tulis Direktur Utama PT Bekasi Asri Pemula Tbk, Warinton Simanjuntak, dikutip dari keterbukaan, Minggu (24/5/2026).
Dalam periode sebulan terakhir sebelum disuspensi, (30/4) saham BAPA mencatat lonjakan harga sebesar 163 poin atau 217,33% ke Rp238 per saham. Sepanjang tahun sebelum lonjakan tersebut, harga saham BAPA cenderung bergerak di bawah Rp100 per saham.
BAPA juga tidak tahu nama penjual, harga, jenis pasar, dan tanggal transaksi yang membentuk kepemilikan BVN. Perseroan telah meneruskan seluruh pertanyaan BEI secara tertulis kepada influencer BVN yang akhir-akhir ini juga dirumorkan kembali sempat menggoreng emiten saham LCKM atau PT LCK Global Kedaton Tbk.
BEI turut menanyakan keterlibatan rekening efek nominee, hubungan afiliasi BVN dengan PT Adicipta Griya Sejati (AGS) dan PT Inti Fikasa Sekuritas (BF), serta sumber dana transaksi. Manajemen BAPA menyatakan tidak mengetahui dan tidak memiliki informasi tersebut.
Terkait sanksi OJK Rp5,35 miliar kepada BVN, BAPA juga mengaku tidak punya info soal pembayaran denda maupun unsur pidana yang mungkin timbul. Perseroan menegaskan telah menyurati BVN untuk klarifikasi.
Kepemilikan BVN Turun, Kasus Lama Ikut Disinggung
Related News
9 Emiten Antre Cum Dividen Akhir Mei, Yield Terjumbo Nyampe 20 Persen
SMBR Siap Cairkan Dividen Rp34,4M, Cek Jadwalnya!
Siloam (SILO) Targetkan Ekspansi Layanan Kanker Berstandar JCI
Rombak Direksi, PSGO Siapkan Capex Rp450M Hingga Target Laba di 2026
Simak! Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan bagi Masyarakat
Kantongi Kredit Rp1,2 Triliun dari BRI, KIJA Kebut Ekspansi di Kendal





