Bencana Sumatera, Mendagri Mendata Hampir 2 Ribu Korban Jiwa
Mendagri Tito Karnavian mencatat korban meninggal dalam bencana Sumatera awal November 2025 mencapai 1.990 jiwa, dan 141 orang dinyatakan hilang. dok. Okezone.
EmitenNews.com - Korban meninggal dalam bencana Sumatera awal November 2025 hampir 2 ribu jiwa. Masih dari rangkaian bencana hidrometeorologi yang melanda tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat itu, juga mencatat sedikitnya 141 orang masih dinyatakan hilang. Lalu, dua juta orang terpaksa mengungsi.
"Setidaknya per 14 Januari, 1.990 yang wafat, yang hilang 141 orang. Bencana di Sumatera ini telah menimbulkan sejumlah kerugian berdampak kepada pemerintah maupun masyarakat," kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rapat penanganan pascabencana Sumatera, Kamis (15/1/2026).
Bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan ratusan ribu rumah, serta dampak luas terhadap fasilitas publik dan pemerintahan daerah.
Hingga saat ini, jumlah pengungsi yang semula mencapai lebih dari 2 juta jiwa kini berkurang signifikan menjadi sekitar 131.500 orang seiring proses penanganan dan pemulihan.
Dari sisi kerusakan fisik, Mendagri mencatat sebanyak 175.050 rumah rusak dengan berbagai tingkat keparahan. Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum turut terdampak. Mulai dari rumah ibadah, fasilitas kesehatan, gedung perkantoran, hingga sarana pendidikan.
Dampak bencana banjir, dan longsor tersebut dirasakan hampir merata di wilayah terdampak. Tercatat sedikitnya 52 kabupaten dan kota di tiga provinsi mengalami dampak langsung. Selain itu, sejumlah kecamatan dan desa juga terdampak, termasuk terganggunya layanan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas sosial masyarakat. ***
Related News
Presiden Undang Mantan Presiden-Wapres Bahas Dampak Perang Iran
Bayar THR Lebaran 2026 Untuk ASN, Pemerintah Anggarkan Rp55T
Kasus Pembunuhan Gajah Sumatera Polisi Tangkap 15 Pelaku, 3 Lagi Buron
Sidang Noel, Saksi Ungkap Setor Uang Suap Urusan di Kemnaker Lancar
Terjaring Dalam OTT KPK, Bupati Pekalongan Diduga Terlibat Kasus Ini
Airlangga Ungkap 850 Ribu Mitra Ojol Terima BHR Total Rp220 Miliar





