EmitenNews.com - Ratu Prabu Energi (ARTI) per 30 September 2022 mencatat rugi Rp68,83 miliar. Bengkak 34 persen dari periode sama tahun lalu tekor Rp51,23 miliar. Rugi per saham menjadi Rp8,97 dari edisi sama tahun lalu Rp6,57. 


Pendapatan Rp15,66 miliar, melambung 400 persen dari periode sama tahun lalu Rp3,13 miliar. Beban pokok pendapatan Rp35,58 miliar, bengkak 10,59 persen dari episode sama tahun lalu Rp32,17 miliar. Rugi kotor susut 31 persen menjadi Rp19,91 miliar dari Rp29,04 miliar.


Beban usaha Rp6,69 miliar, naik 89 persen dari edisi sama tahun lalu Rp3,53 miliar. Rugi usaha Rp26,61 miliar, minipis 18 persen dari episode sama tahun lalu Rp32,58 miliar. Pendapatan keuangan Rp3,94 miliar, melambung 114 persen dari periode sama tahun lalu dengan rugi Rp27,60 miliar.


Beban lain-lain Rp47,64 miliar, anjlok 2390 persen dari periode sama tahun lalu surplus Rp2,08 miliar. Total beban lain-lain Rp43,69 miliar, bengkak 71 persen dari edisi sama tahun lalu Rp25,52 miliar. Rugi sebelum beban pajak penghasilan Rp70,31 miliar, bengkak 21 persen dari edisi sama tahun lalu Rp58,10 miliar. 


Ekuitas minus Rp168,68 miliar, melejit 71 persen dari akhir tahun lalu tekor Rp98,36 miliar. Total liabilitas Rp763,05 miliar, menanjak dari edisi akhir 2021 sebesar Rp742,13 miliar. Jumlah aset Rp594,36 miliar, menurun 7,67 persen dari periode akhir 2021 sebesar Rp643,76 miliar. (*)