EmitenNews.com—PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menderita rugi bersih di kuartal keempat 2022 sebesar Rp19,5 trilliun.

 

Akibatnya, rugi bersih sepanjang tahun 2022 menyentuh Rp40,4 triliun atau membengkak 55,9 persen dibanding rugi bersih tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp25,9 triliun.

 

Dalam keterangan resmi emiten teknologi itu dijelaskan, bahwa kerugian tercatat di beberapa aspek selain kas maupun peristiwa yang hanya dilakukan satu kali, yang tidak mencerminkan kinerja bisnis inti perseroan. 

 

Aspek-aspek tersebut mencakup penurunan nilai (goodwill impairment) sebesar Rp11 triliun terkait dengan penggabungan Gojek dan Tokopedia, investasi di JD, serta peningkatan beban kompensasi berbasis saham, dikarenakan adanya penyesuaian asumsi masa kerja karyawan, serta beban restrukturisasi.

 

Jika beban tersebut tidak ada, rugi bersih kuartal keempat 2022 adalah sekitar Rp6,5 triliun, dengan perbaikan 36 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan 3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.