Berharap Tuah Fundamental Perekonomian, IHSG Berpeluang Teknikal Rebound
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjun sebesar 4,34% terjadi pada menjadi berada di posisi 6.715,118 dari 7.019,639 pada pekan yang lalu.
Melihat data perdagangan pekan lalu yang minor, CEO Yugen Sekuritas, William Surya Wijaya memperkirakan IHSG pada awal pekan ini, Senin (12/12/2022), akan berkutat pada level support di 6676 dan posisi resistance ada di level 6834.
Peluang teknikal rebound akan terlihat dalam pergerakan IHSG pada hari ini pasca mengalami tekanan pada beberapa waktu sebelumnya, saat ini pergerakan IHSG masih ditopang oleh kuatnya fundamental perekonomian Indonesia yang terlihat dari beberapa data perekonomian yang telah terlansir serta masih tercatatnya capital inflow secara ytd.
“Namun para investor masih harus mewaspadai adanya potensi koreksi wajar dikarenakan sentimen dari fluktuasi harga komoditas juga nilai tukar Rupiah yang masih akan membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang,” kata William.
Saham pilihan Yugen Sekuritas adalah Bank BCA (BBCA), Bank BNI (BBNI), Tower Bersama Infrastructure (TBIG), AKR Corporindo (AKRA), Jasa Marga (JSMR), Indofood (INDF), Semen Indonesia (SMGR) dan Bumi Serpong Damai (BSDE).
Related News
10 Sektor Jadi Pendorong, IHSG Awal Pekan Tancap Gas ke 8.859,19
3 Emiten Asuransi Paling Terdampak POJK 23, Bakal Aksi Korporasi Baru?
Perkuat Strategi, Manulife Indonesia Gelar Mega Kick Off 2026
18 dari 19 Emiten Saham Asuransi Kompak Ngegas Hari Ini, Ada Apa?
Pupuk Kaltim Klaim Produksinya di 2025 Lampaui Target
Tambang Menggeliat, IHSG Tembus 8.804,84 di Sesi I





