EmitenNews.com—PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS) berencana melakukan pemecahan harga saham (stock split). Aksi korporasi oleh emiten sektor pertambangan dan penggalian ini diperlukan agar harga saham di Bursa lebih terjangkau sehingga investor semakin tertarik untuk bertransaksi.


Direktur Utama BEBS, Hasan Muldhani menjelaskan nilai nominal sebelum stock split yaitu Rp50 per lembar menjadi Rp10 per lembar atau rasio 1:5. Jumlah saham sebelum stock split yaitu 9 miliar lembar kemudian direncanakan menjadi 45 miliar.


"Stock split dilakukan agar harga saham perseroan menjadi lebih terjangkau untuk para investor terutama investor ritel serta untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan di Bursa," ulas Hasan dalam keterangannya, Selasa (18/10).


Rencana pelaksanaan stock split ini dilakukan pada 16 Desember 2022. Atas rencana ini, manajemen memastikan tidak ada dampak dari pemecahan harga saham terhadap jumlah dan harga pelaksanaan efek bersifat ekuitas selain saham yang belum dilaksanakan menjadi saham.