Berlanjut! GPF Gulirkan 134,72 Juta Saham Goto Gojek Tokopedia (GOTO)
EmitenNews.com - Goto Peopleverse Fund (GPF) melanjutkan tradisi penyaluran saham Goto Gojek Tokopedia (GOTO). Kali ini, GPF mendistribusikan 134.724.957 helai alias 134,72 juta lembar. Penuntasan transaksi senyap itu, telah dilakukan pada Senin, 4 Desember 2023.
Transaksi pengalihan saham untuk karyawan, dan konsultan GoTo itu, dibantu sepenuhnya oleh CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, dan Stockbit Sekuritas Digital. Menyusul pelaksanaan transaksi itu, timbunan saham dalam genggaman GPF makin menipis.
Tepatnya, koleksi saham perusahaan berbasis di Vistra Cayman Limited, PO POX 31119, Grand Pavilion Hibiscus Way, 802 West Bay Road Cayman Islands itu, menjadi 67,48 miliar lembar setara 5,62 persen. Berkurang tipis dari periode sebelum transaksi 67,62 miliar helai alias 5,63 persen.
Sebelumnya, pada 21 November 2023, GPF menyalurkan 8.281.076 helai alias 8,28 juta saham perseroan. Pengalihan saham Goto Gojek itu, dibidani Stockbit Sekuritas Digital, dan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia. Menyusul transaksi itu, timbunan saham GPF makin tirus.
Menyusut menjadi tersisa sebanyak 67,81 miliar lembar alias setara dengan porsi kepemilikan 5,64 persen. Mengalami reduksi 0,01 persen dari sebelum transaksi dengan tabulasi sebanyak 67,82 miliar saham. Tabungan saham sebanyak itu selevel dengan 5,65 persen.
Edisi 9 & 15 November 2023 lalu, GPF terus menyalurkan 19.267.531 helai alias 19,26 juta saham GoTo Gojek. Pengalihan saham untuk karyawan, dan konsultan itu dibantu Stockbit Sekuritas Digital, dan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia. Pada 15 November 2023, GFP menggulirkan 10.171.169 lembar. Dan, pada 9 November 2023, kembali GPF menggelindingkan 9.096.362 lembar. (*)
Related News
Lewati Target 2025, Laba Bersih IMPC Naik 15 Persen ke Rp620 Miliar
RUPST Bank Mega (MEGA) Setujui Dividen Rp2T dan Saham Bonus Rp5,87T
INET Reorganisasi Kerja Sama dengan Group WIFI dari IJE ke JIA
BREN Akhiri Buyback Satu Bulan Lebih Cepat, Ini Alasannya
Emiten Haji Isam (TEBE) Bagi Dividen Jumbo, Yield Capai 12,33 Persen!
Penjualan Turun, Laba Gudang Garam (GGRM) Menggunung Rp1,55T di 2025





