Bersama Danantara, BTN Santuni Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade
:
0
Pengurus kala menyerahkan secara simbolis bantuan kepada korban terdampak kebakaran Desa Adat Sade, NTB. FOTO - Dok BTN
EmitenNews.com - PT Bank Tabungan Negara (BBTN) bergerak cepat membantu masyarakat terdampak kebakaran Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BTN menyalurkan berbagai kebutuhan dasar bagi sekitar 320 warga dari tiga dusun terdampak bencana.
Kebakaran tersebut berdampak terhadap 167 aset bangunan. Di antaranya 75 rumah adat, 69 artshop, delapan lumbung alang, sejumlah berugak, fasilitas umum dan bangunan adat. Kebakaran juga berdampak terhadap berbagai peralatan seni, pusaka, dan warisan budaya masyarakat Desa Adat Sade.
Didukung Danantara Indonesia, penanganan dampak kebakaran dilakukan melalui semangat gotong royong dan kolaborasi antar-BUMN, dengan bantuan dikoordinasi melalui posko penanganan bencana. Kolaborasi dengan Danantara mencerminkan kekuatan ekosistem BUMN untuk hadir bersama, dan merespons kebutuhan masyarakat secara cepat ketika terjadi bencana.
“Kami turut prihatin atas musibah dialami masyarakat Desa Adat Sade. Dalam kondisi seperti ini, kolaborasi menjadi penting agar bantuan dapat segera hadir, dan menjawab kebutuhan masyarakat terdampak. Bersama Danantara dan BUMN lainnya, kami berharap dukungan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus mendukung proses pemulihan pascakebakaran,” tutur Corporate Secretary BTN Ramon Armando.
Sebagai bagian dari kolaborasi itu, BTN menyalurkan berbagai kebutuhan dasar masyarakat. Antara lain perlengkapan tidur, air minum, bahan pangan, serta perlengkapan ibadah dan kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, BUMN lainnya memberikan dukungan sesuai kebutuhan penanganan bencana, mulai dari sembako, perlengkapan tidur, hingga kebutuhan bagi perempuan dan bayi.
Bantuan BTN diserahkan Branch Manager BTN Kantor Cabang Mataram Hendra Jaya Putra bersama Operation Manager Maman Sagita kepada Kepala Desa Rembitan Lalu Minaksa di Posko KMDP Rembitan, Lombok Tengah, Senin (24/8).
Menurut Ramon, pemulihan Desa Adat Sade memiliki arti penting karena kebakaran tidak hanya berdampak terhadap tempat tinggal, tetapi juga aktivitas ekonomi serta aset sosial dan budaya masyarakat setempat.
“Desa Adat Sade merupakan bagian dari kehidupan sekaligus warisan budaya masyarakat Sasak. Kami berharap melalui semangat gotong royong ini masyarakat dapat segera bangkit, aktivitas sosial dan ekonomi kembali berjalan, serta kawasan Desa Adat Sade dapat berangsur pulih,” kata Ramon.
Melalui program TJSL, BTN akan terus memperkuat sinergi bersama Danantara Indonesia dan ekosistem BUMN untuk menghadirkan manfaat sosial dan lingkungan yang nyata, sekaligus mempercepat respons terhadap kebutuhan masyarakat dalam kondisi darurat. (*)
Related News
Gerak IHSG Jelang Rebalancing Duo Indeks Global MSCI & FTSE
Tantangan Baru Manajemen dan Auditor di Tengah Dinamika Geopolitik
IHSG Anjlok 1,48 Persen ke 6.405, DSSA Menguat dan Rajai Transaksi
IHSG Sesi I Volatil Sambut Unjuk Rasa 27 Agustus, TMPO Nyaris ARA!
6 Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Cek Dampak ke Emiten
Dibuka Merah, IHSG Ambruk 1,2 Persen Sentuh 6.422 Ditekan Sentimen Ini





